Didampingi Bupati Garut, Menko Perekonomian RI Kunjungi PT GMP

13.940 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Bertempat di Gudang PT Garut Makmur Perkasa ( GMP ) jalan Sudirman kecamatan Garut Kota, kabupaten Garut, Kamis 21 April 2022, Bupati Garut H Rudy Gunawan mendampingi Menteri Kordinator bidang Perekonomian H. Airlangga Hartarto beserta Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam rangka kunjungan kerja ke wilayah kabupaten Garut dan Tasikmalaya.

Turut hadir Wakil DPRD RI Sufmi Dasco Ahmad, beserta rombongan Ketua DPRD Jawa Barat Brigjen TNI ( Purn ) Taufik Hidayat, Bupati Garut H. Rudy Gunawan, Ketua DPRD Kab. Garut Hj. Euis Ida Wartiah,  Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, Dandim 0611/Garut Letkol Czi Deni Iskandar, ST, serta unsur Forkopimda dan Forkopimcam Garut Kota, dan Para Kepala SKPD Di lingkungan Kabupaten Garut, Jajaran Bank BNI.

Advertisement

Dalam kunker tersebut kedua menteri pemerintahan kedua Presiden Joko Widodo ini  meninjau langsung kerajinan Khas kabupaten Garut serta memberikan bantuan kepada masyarakat secara simbolis, serta penyaluran KUR dan inklusi keuangan untuk meningkatkan kesejahteraan UMKM dan pemulihan ekonomi di kabupaten Garut .

Dalam sambutannya Menko Perekonomian RI,  Airlangga Hartarto menyampaikan pihaknya Hari ini sengaja melakukan kunjungan kerja untuk melihat ekosistem terkait dengan industri kulit dan juga UMKM berbasis kulit yang ada di Kabupaten Garut.

“ Tadi disampaikan masyarakat di Garut menerima manfaat program pemerintah antara lain Kredit usaha rakyat (KUR) dan kami pun mengunjungi beberapa stand pada beberapa usaha UMKM yang diberikan secara simbolis pinjaman KUR sebesar Rp. 500 Juta dari Bank BNI dan secara on the sport Ada tambahan bagi tiga pengusaha yang omset nya mencapai Rp.300 juta sampai Rp.500 juta per bulan dan Alhamdulillah mereka juga dalam pandemi Covid-19 tidak melakukan PHK terhadap karyawannya,” kata Erlangga.

Pihaknya berharap, UMKM dikabupaten Garut bisa mengakses KUR.

“ Ya Diharapkan para UMKM kita terus mengakses KUR, karena KUR disiapkan oleh pemerintah besarnya Rp.283 Triliun dan tentunya diharapkan diberikan bunga sebesar 3 persen,” harapnya.

Lebih jauh Menko Perekonomian RI,  Airlangga Hartarto menyampaikan mengenai keberadaan PT.Widodo Makmur Perkasa pihaknya mengakui bahwa perusahaan tersebut tentunya perusahaan yang sudah cukup melantai di Bursa ekonomi Indonesia.

“ PT Widodo Makmur Perkasa ini adalah perusahaan yang telah melantai di Bursa dan kami ucapkan selamat pada seluruh UMKM dan berharap bisa mengikuti jalan atau Pioner PT. Widodo Makmur Perkasa disektor kulit, dan sektor peternakan sapi dan peternakan ayam seperti PT.Widodo,” tuturnya.

Dalam sambutannya Bupati Garut H Rudy Gunawan menyampaikan, selamat datang kepada bapak Menteri Kordinasi bidang Perekonomian Erlangga Hartanto dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita beserta Rombongan.

” Kami berterima kasih atas kedatangan bapak menteri beserta rombongan ke kabupaten Garut di saat kami sedang melakukan Rekopering untuk meningkatkan kembali perekonomian di kabupaten Garut yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid 19, kini kita sudah bisa mencapai 3, 7 tingkat perekonomian nya yang sebelumnya sempat minus 1, mudah – mudah bisa mencapai 5 persen” ucap Bupati Garut dalam sambutannya.

Selain itu, imbuhnya, berbagai program – program  yang ada di kementerian peronomian sangat terasa manfaatnya bagi warga kabupaten Garut.

” Sebagai laporan bahwa Garut kini memiliki kawasan industri, banyak pegawai yang masuk di dalam kawasan industri lebih dari 65 ribu orang, ini berkat saran – saran dari bapak Ginanjar Kartasasmita, Pemkab berencana untuk kawasan perusahaan berkaitan dengan olahan kulit akan dipindahkan ke kawasan industri yang ada di kecamatan Selaawi” terangnya.

Sementara ditempat yang sama CEO PT.GMP Indrawan Suwidya Adji menyampaikan, Bahwa PT.GMP ini tergabung dalam sebuah perusahaan besar yang bernama PT.Widodo Makmur Perkasa.

“ Sekarang sudah masuk dalam perusahaan holding sudah Tbk. Dimulai dari pengusaha sapi dari kecil sampai besar dan saat ini sudah bisa mencapai 50.000 sapi, kita pun bergerak juga di rumah potong sapi bisnis daging untuk keperluan hotel, restoran, cafe, pasar dan supermarket. Kulitnya dimanfaatkan untuk diolah di PT Garut Makmur Perkasa, setelah sukses di Sapi kini kita mulai merintis di holtre Ayam dan kita menjadi terbesar di Indonesia mencapai 5 sampai 7 Jt yang tersebar diseluh Indonesia dengan rumah potong standar modern.” katanya

Kata ia. Apabila ada menteri apalagi tadi yang berkunjung dua menteri sekaligus yang pertama bapak menko dan meteri perindustrian Harapan kita ingin menjadikan Garut menjadi ikon kulit dunia, karena perlu diketahui bahwa sentara kulit dan kerajinan kulit di Garut ini adalah bisa menjadi terbesar di dunia. Pungkasnya.