Difteri Mewabah, Seorang Warga Meninggal

6.902 dibaca
Difteri mewabah

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT-Kasus difteri yang mewabah di Kabupaten Garut, mulai menelan korban jiwa. Kali ini seorang pasien bernama Aah (70 tahun), warga  Mekarmukti, Kecamatan Cikelet. Ia meninggal di ruang Isolasi Difteri Gedung Puspa Utama, Rumah Sakit Slamet, Garut, pada Selasa, 30 Januari 2018.

Pasien difteri yang meninggal merupakan pasien rujukan dari Rumah Sakit Pameungpeuk, dengan kondisi sudah kehilangan kesadaran.

Advertisement

“Pasien yang meninggal merupakan rujukan dari RSU Pameungpeuk pada tanggal 29 Januari 2018. Namun pada Selasa pagi, tanggal 30 Januari 2018, pasien meninggal dunia,” tutur dr. Een Suryani, Wakil Direktur RS. Slamet.

Een menjelaskan, sejak masuk ruang Isolasi, pasien sudah kami tangani oleh tim medis. Dari hasil observasi awal difteri, pasein kehilangan kesadaran dan terdapat tanda luka putih di tenggorokannya. Hal itu sesuai dengan ciri diagnosa difteri.

“Hasil observasi awal difteri, pasien mengalami kehilangan kesadaran serta terdapat tanda luka putih di tenggorokan sesuai ciri diagnosa difteri,” tambah Een.

Hingga rabu pagi, masih ada 5 pasien difteri yang dirawat di ruang Isolasi. Mereka dinyatakan positif difteri dan masih akan mendapatkan perawatan medis untuk penyembuhan. Sementara untuk pasien yang sudah meninggal, telah di bawa oleh pihak keluarganya ke kampung halaman.

Editor: NA