BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Meninggalnya seorang guru di SMPN 2 Pangatikan saudara Yusup ( 58 )saat melaksanakan tugas E raport , Senin 16 Desember 2019 berujung duka yang mendalam dikalangan keluarg besar Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, meski dalam kondisi sakit Almarhum Yusup terus bekerja melaksanakan tugasnya hingga ajal menjemputnya saat bekerja mengisi E Raport siswa SMPN 2 Pangatikan.
Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Garut Totong mengatakan, meninggalnya Guru yang juga menjabat Wakil Kepala Sekolah di SMPN 2 Pangatikan Yusup , merupakan duka yang sangat dalam di lingkungan Dinas Pendidikan.
” Beliau merupakan guru yang berdedikasi tinggi terhadap pekerjaannya, Ia bisa menjadi tauladan bagi para guru – guru yang ada di kabupaten Garut, tanggungjawab yang dibebankan negara kepadanya sebagai guru dijalankan dengan sungguh – sungguh serta penuh rasa tanggungjawab” kata Totong. Selasa 17 Desember 2019.
Menurut Totong, Almarhum Yusup merupakan salah seorang guru yang merintis berdirinya SMPN 2 Pangatikan, dengan meninggalnya almarhum, Dinas Pendidikan Garut sangat merasa kehilangan oleh sosok guru yang memiliki dedikasi besar dalam meningkatkan pendidikan di kabupaten Garut.
” Kami dari Dinas Pendidikan akan mengusulkan kepada Bapak Bupati Garut untuk memberikan kenaikan pangkat Anumerta satu tingkat dari Golongan 4a ke 4b sebagai penghargaan atas dedikasi dan loyalitas almarhum dalam melaksanakan tugasnya sebagai Guru di kabupaten Garut” pungkas Totong.










