Figur Baru Kandidat Bagub Jabar Bermunculan, Ini Menurut Pakar Pendidikan Politik

27.984 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG – Prof DR Idrus Affandi, SH Guru besar Pendidikan Politik Universitas Pendidikan Indonesia beranggapan Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) Jawa Barat 2018 mendatang akan berlangsung lebih seru dibanding Pilkada DKI Jakarta lalu. Dirinya mengaku mengamati satu persatu figur itu.

” Saya lihat banyak ya sekarang yang baru muncul, Aa Gym, Agung Suryamal dan cucunya bung Karno, Puti, anaknya Guntur itu ya, ” kata Idrus di Bandung, kamis, 29 Juni 2017

Advertisement

Idrus juga menanggapi fenomena kemunculan Aa Gym yang menurutnya digambarkan sebagai fenomena sesaat saja

” Saya mengenal Aa Gym, saya kira beliau tidak akan maju ya. Sangat disayangkan kalau beliau sampai ‘ tergoda ‘ maju sebagai gubernur. Aa Gym juga salah satu potensi yang dimiliki Jawa Barat yang bisa manggung di panggung nasional, tapi bukan di politiklah. Itu kan beliau didorong – dorong saja. Sekarang ini kan banyak yang ‘ sokong jongklok ‘ ( mendorong lalu menjatuhkan ), jangan sampailah itu. Kasihan. Kalau sampai Aa Gym jatuh untuk kedua kalinya, sulit untuk beliau bangkit lagi,” terang Idrus

Tak hanya Aa Gym, Puti Soekarno juga tak luput dari amatan tokoh pendidik Jawa Barat ini

” Saya lihat cucu bung Karno ini mau mengusung nama besar bung Karno, tapi ingat, marwah bung Karno itu sudah menjadi milik seluruh bangsa Indonesia, bukan milik keturunan biologis bung Karno saja,” Jelas Idrus

Sementara itu, Seperti pada figur lain, Prof Idrus pun memberikan catatan khusus untuk Agung Suryamal, sosok pengusaha yang juga berencana akan maju di kontestasi Pilkada Jabar tersebut

” Beliau potensial, saya lihat begitu, tapi tergantung siapa ( partai ) pengusungnya, pasangannya. Saya lihat beliau juga layak, asal nantinya setelah jadi, melepas semua atribut pengusahanya, fokus bekerja, jangan bercabang, ” Catat Idrus

Idrus menambahkan, untuk menjadi pimpinan itu tidak sulit dan tidak perlu korupsi

” Jadi pimpinan itu mudah, jujur dan fokus. Itu saja. Gak perlu korupsi, karena semua fasilitas disediakan, apalagi coba ?. Tinggal dia bekerja saja, ” Kata Idrus.