Ini Aksi Heroik Juru Parkir Gagalkan Curanmor

18.242 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BOGOR -‘Seorang juru parkir ini patut diacungi jempol. Aksi heroiknya sungguh luar biasa. Ia mampu menggagalkan pencurian motor dengan cara yang cukup berani.

Advertisement

Peristiwa ini terjadi pada Kamis 2 November 2017 sekira pukul 09.00 WIB, di jalan Pasir Angin, desa Pasir Angin RT 03/01, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Pada mulanya, seorang juru parkir bernama Heri (40) curiga dengan gerak-gerik pelaku berinisial CD (36). Setelah terus diikuti, pelaku curanmor itu benar-benar langsung membawa kabur motor Honda Beat dengan nomor polisi F-2229-FP.

Heri yang memergoki aksi pencurian itu tak tinggal diam. Ia pun lantas mengejar pelaku sebisa-bisanya meski dengan cara menahan laju motor dengan kedua tangannya memegangi erat ekor motor. Heri terseret sejauh 100 meter dari lokasi parkir.

Heri yang tak mau kalah lantas mencoba menggulingkan motor. Pelaku pun terjatuh. Warga yang menyaksikan kejadian ini pun langsung membantu mencegat pelaku. Pelaku yang terjatuh pun menjadi bulan-bulanan warga.

Warga yang kesal memukuli pelaku hingga berdarah-darah dan pingsan. Selain menelanjangi pelaku, warga juga beramai-ramai menyeret korban. Beruntung aparat kepolisian dari Polsek Megamendung lantas tiba di lokasi untuk mengamankan situasi.

Usai kejadian, Heri mengungkapkan bahwa dirinya melihat pelaku membawa kunci letter T.

“Ya, tadi saya lihat langsung saya kejar. Saya sempat tanya, “mau ke mana pak?” Ternyata saya lihat ia megang kunci T. Ia berusaha kabur. Saya berusaha kejar sambil teriak “maling, maling”. Warga yang mendengar langsung membantu mencegat,” ungkapnya.

“Warga kesal dan mukulin pelaku sampai pingsan. Sekarang pelaku yang terluka dibawa polisi ke Rumah Sakit Ciawi,” kata warga lainnya Muhammad Sanusi (62).

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Megamendung, Ipda Yogi Nugraha, mengatakan, saat ini polisi tengah mengembangkan kasus pencurian tersebut. Menurutnya, masih ada pelaku komplotan lain.

“Nanti kalau udah dikembangkan baru. Ini lagi pengembangan dulu kuatir kabur pelaku lainnya,” singkatnya.