Ini Kekecewaan Tanto Saat Rapat

4.792 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID PANDEGLANG – Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban kecewa, hal tersebut di sampaikan dalam rapat pembahasa bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kekecewaan tersebut di sebabkan karena sedikitnya para peserta yang hadir dalam acara rapat pembahasan Sistem Inovasi Daerah (SIDa), Tanto menyampaikan Kekecewaannya saat membuka acara Pembahasan Draft Akhir Dokumen rencana aksi daerah Sistem Inovasi Daerah (SIDa).

Perencanaan sangat penting, sistem inovasi draft awal ini merupakan suatu rancangan yang bertujuan untuk kepuasan masyarakat akan kinerja dan tercapai tidaknya visi misi Bupati dan Wakil Bupati.
“akan tetapi saya lihat disini tidak serius, para pesertanya saja yang hadir sedikit, bahkan bukan para Kepala OPD hanya di wakilkan, gimana mau maju kita, kalau para kepala OPD aja rapat pembahasannya diwakili, ini kan penting ”Kata Tanto saat membuka acara rencana aksi sistem inovasi daerah (SIDa) di Aula Bappeda, Rabu 7 November 2018.

Lebih Lanjut Ia mengatakan sistem inovasi daerah merupakan pilar penting dari sistem inovasi nasional,
”Maka dari itu keberhasilan pembahasan saudara-saudara disini adalah keberhasilan nasional akan tetapi klo di awali dengan perencanaan yang tidak memuaskan seperti ini kita tidak akan berhasil dan sukses, ”Ungkapnya.

Ia menambahkan melalui sistem inovasi daerah ini sebagai gerbong cepat untuk capaian keberhasilan suatu Kepala Daerah, apalagi rencana aksi inovasi daerah ini, ”Oleh karena itu saya berharap kepada para peserta yang mewakili OPD, bisa disampaikan Kepada para Kepala OPD sebagai pemangku kebijakan,agar serius menyikapi terkait sistem inovasi ini,”
”Kita harus serius lah, apalagi kegiatan ini di hadiri pihak Universitas Indonesia, dimana UI akan membantu Pemkab untuk bisa lepas dari daerah tertinggal melalui inovasi yang akan di implementasikan ke depan,”Tambahnya.

Sementara itu Kepala Bappeda Kurnia Satriawan mengatakan tujuan penyusunan rencana aksi sistem inovasi daerah yaitu untuk memetakan dan menyusun rencana aksi sistem inovasi Daerah, dan capaian keberhasilan rencana aksi.
“Oleh karena itu pihaknya berharap SIDa ini bisa menjadi peraturan Bupati sehingga punya kekuatan hukum yang mengikat, kemudian oleh OPD bisa di integrasikan kedalam dokumen perencanaan daerah. Papar Kurniawan.

Menyinggung terkait minimnya peserta, Kurnia mengatakan pihaknya sudah berkirim surat ke tiap OPD terkait kegiatan ini. “mungkin para Kepala OPD ada kegiatan lain yang tidak bisa di wakilkan, sebetulnya tidak harus kepala OPD sih yang hadir, Kepala OPD bisa mengutus pejabat teknis terkait di satkernya, akan tetapi mungkin mengingat rencana aksi inovasi ini sangat penting, makanya Bapak Wakil berharap Kepala OPD yang hadir, tetapi kita bisa mengerti mungkin para Kepala OPD ada kesibukan lain”. Pungkasnya Usai Acara di Aula Bapeda Kabupaten Pandeglang Rabu 7 November 2018.