
BUANAINDONESIA.CO.ID, BOGOR – Partai Nasional Demokrat (NasDem) menyerahkan sepenuhnya soal wakil gubernur (wagub) Jawa Barat ke Ridwan Kamil (RK). NasDem menyatakan tidak akan memaksakan diri Wagub harus kader NasDem dan akan mendukung pilihan Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.
” NasDem konsisten semua diserahkan kepada Kang Emil. Dia nyamannya bekerja dengan siapa. NasDem akan men-support siapapun pilihan Kang Emil. Tak memilih wakil dari kader NasDem pun tak masalah, karena dari awal pun tak ada permintaan atau tuntutan,” kata Pengurus DPP NasDem Bidang Hubungan Internasional yang juga pengurus Bidang Verifikasi DPP NasDem untuk Jawa Barat, Sondang Tarida Tampubolon, di sela ToT bagi Komisi Saksi Nasional (KSS) se-Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Minggu 29 Oktober 2017.
Akan tetapi, sambung Sondang, kalau RK memilih kader NasDem sebagai wakilnya di Pilkada Jabar 2018 nanti maka NasDem akan meresponnya lebih giat lagi dalam berjuang.
“NasDem akan lebih gila lagi dalam bekerja. Kang Emil itu orangnya seperti yang diinginkan NasDem. Dia bekerja untuk masyarakat Jawa Barat juga men-support Jokowi di Pilpres 2019. NasDem juga tidak pernah cawe-cawe jika ada kadernya yang terpilih, misalnya mempengaruhi kebijakan. Ini pula yang harus dipertimbangkan oleh Kang Emil,” ungkapnya.
Diakuinya, masing-masing parpol pengusung dipastikan punya bargaining position soal wakil RK. Meski demikian semuanya dikembalikan kepada parpol koalisi pengusung RK. Termasuk ketika disinggung kemungkinan disandingkan dengan wakil yang netral dari kalangan pengusaha, Agung Suryamal.
“Kembali lagi. Itu terserah Kang Emil. Cuma, ini memang harus diobrolkan oleh partai-partai pengusung. Soalnya ke depannya untuk Kang Emil juga. Harapan kita kebangsaanlah,” ujarnya.
Golkar Belum Resmi
Sondang mengemukakan, bahwa saat ini partai yang sudah resmi berkoalisi mengusung RK adalah NasDem, PPP, PKB.
“Golkar sudah ada pembicaraan tapi secara resmi belum. Mungkin minggu depan. Ada tidak ada Golkar sebenarnya jumlah kursi sudah lebih satu. Tidak menutup kemungkinan selain Golkar akan bergabung PDIP dan Hanura untuk mengusung Kang Emil,” kata dia.
Lantas bagaimana dengan koalisi di tingkat kota kabupaten apakah akan segaris dengan tingkat Provinsi Jabar? Sondang menyebutkan koalisi di daerah menghadapi Pilkada lebih terasa.
“Contohnya di Kabupaten Bogor. Dari awal pembicaraan. NasDem lebih ke Golkar, PDIP, PPP. Sowan-sowannya dilakukan sejak lama. Apalagi PPP dan Golkar sudah masuk dalam keranjang yang sama, sudah lebih enak lagi. Soal rekomendasinya ke siapa terserah Pak Surya Paloh dengan melihat hasil survei,” terangnya yang juga bakal calon legislatif untuk DPR RI.











