Irna Harapkan Guru ASN Lebih Serius Mendidik Siswa Siswi Di Sekolah

9.243 dibaca
Bupati pandeglang Irna Narulita didampingi Kadisdikbud saat diwawancara usai acara peringatan Hardiknas di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang, Rabu 2 Mei 2018 (BUANA INDONESIA NETWORK/Beni Madsira)


BUANAINDONESIA.CO.ID PANDEGLANG – Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar peringatan Hari Pendidikan Nasional 2018 di Halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pandeglang. Hadir dalam kegiatan kali ini, Bupati Pandeglang Irna narulita memberikan beberapa evaluasi terhadap Guru ASN sebagai pengajar dan Dinas Pendidikan Pandeglang sebagai pengelola pelaksanaan program pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pandeglang, Olis Solihin mengatakan bahwa, Disdikbud Pandeglang telah melakukan evaluasi selama setahun terakhir tentang pendidikan di Kabupaten Pandeglang yang saat ini telah memiliki jumlah SMP Negeri di Pandeglang sebanyak 114 sekolah dan SD sebanyak 850 sekolah dengan jumlah guru PNS sebanyak 7.300.

Advertisement

“Dari 114 SMP yang ada, baru 3 sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) secara mandiri, yaitu SMP yang berada di Kecamatan Menes, Kaduhejo, dan Sobang. Sementara SMP lainnya masih menumpang di SMK dan SMA,” tuturnya saat menyampaikan sambutannya, Rabu 2 Mei 2018.

Direncanakan beberapa tahun ke depan, kata Olis, Disdikbud Pandeglang akan berusaha agar semua SMP di Pandeglang sudah mampu melaksanakan UNBK.

“Saya punya target, mudah-mudahan tahun 2020, seluruh SMP di Pandeglang dapat melaksanakan UNBK secara mandiri,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan bahwa, semua pihak yang terlibat dalam pendidikan, agar terus melakukan evaluasi dan belajar dari pihak yang lebih maju khususnya di bidang teknologi agar mampu mencetak generasi yang unggul.

“Harus ada perubahan-perubahan, cara mengajar, mengelola sekolah. Semuanya ini perlu banyak belajar, banyak evaluasi, untuk ke depannya dapat mencetak generasi unggul dan generasi cerdas,” beber Irna.

Masih kata Irna, melihat kondisi para Guru yang ASN di SMP dan SDN terkait dengan pola cara mendidik masih kalah sama Guru di Swasta, dengan bukti siswa yang menggang ke tingkat Provinsi adalah siswa dari sekolah swasta,

“Ibu kecewa dengan para Guru ASN tidak ada prestasi yang bisa di banggakan dalam mendidik anak murid, masih kalah dengan Guru di Sekolah Swasta, buktinya siswa yang melenggang ke tingkat provinsi adalah siswa dari sekolah swasta bukan dari sekolah negeri, jelas ini harus ada perubahan kedepan para Guru (Aparatur Sipil Negara) di lingkup Kabupaten Pandeglang, maka saya akan liat setahun kedepan, apakah ada perubahan atau ada peningkatan ga terkait pola mengajar, apakah ada prestasi yang di banggakan dari sekolah negeri kedepan,” Pungkasnya dengan nada kecewa.