BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Perlintasan Kereta Api JPL no 211 lintas Bandung – Banjar desa Karangmulya kecamatan Kadungora mungkin menjadi salah satu paling berbahaya dan menakutkan di Wilayah kabupaten garut Bukan tanpa sebab, Perlintasan kereta api ini sejak dulu tak pernah memiliki Palang pintu.
Beradasarkan pantauan di lapangan, ketika ada kereta yang lewat perlintasan kereta api ini hanya dijaga oleh masyarakat sekitar. Tak ada alat atau komponen apapun yang digunakan untuk menutup perlintasan kereta ketika ada kereta api melintas.
Menurut agus kusfi warga ranca salak kecamatan kadungora dekat dengan perlintasan kereta api tersebut menceritakan, perlintasan kereta api tersebut sudah banyak memakan banyak korban jiwa.
” Alhamdulilah sekarang baru terealisasi apa yang menjadi harapan warga di sekitar Perlintasan KA Karangmulya, kami senang sekarang apa yang menjadi kekhawatiran warga terhapus sudah karena perlintasan KA akan memiliki palang pintu, terima kasih pemerintah pusat terima kasih Pemkab Garut” ucapnya.
Sementara itu Wakil Bupati Garut H Helmi Budiman mengatakan, palang pintu kereta api Ini Penting karena hak dasar masyarakat kita atas keselamatan menggunakan jalan raya dan menggunakan kereta api.
” Dengan dibangunnya palang pintu KA, kita sudah berupaya untuk menekan kecelakaan di peelintasan ini” ungkap Wabup yang hadir sekaligus meresmikan pembangunan palang pintu perlintasan kereta api di jpl no 211 lintas bandung – banjar Jl rancasalak bersama unsur Forkopimda kabupaten Garut Senin 20 Mei 2019.
Hal yang sama diungkapkan Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna, pihaknya berharap dengan adanya palang pintu KA yang akan dibangun saat ini dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan bermanfaat bagi masyarakat.
” Diharapkan dapat dipasang ditempat yang lain sehingga dapat mengurangi resiko kecelakaan” harap Kapolres Garut.
Ada beberapa lagi perlintasan yang belum mempunyai palang pintu dan belum terjaga dengan baik yang satu di antaranya yaitu perlintasan KA JPL no 211 rancasalak, alhamdulilah dalam waktu yang tidak lama lagi palang pintu perlintasan KA target Idul Fitri sudah beres, nantinya palang pintu ini akan dijaga oleh anggota Dishub kabupaten garut dan akan diberikan pelatihan terlebih dahulu oleh pihak kereta api , ini contoh sinergitas antara pihak Pemkab Garut, Provinsi dan Pemerintah Pusat.
Hadir pada kesempatan Dirjen Perkeretaapian Kemenhub RI daerah Jabar Achyar Pasaribu,
Kapolres Garut AKBP Budy Satrya Wiguna, SIK, Ketua Pengadilan Garut, Kadishub Kab Garut, Kepala balai wilayah III Dinas Perhubungan Provinsi Jabar, Camat Kadungora, Kapolsek Kadungora, Kapolsek Leles, Danramil Kadungora, Perwakilan PT KAI Daops II Bandung, Para Kepala Desa Se Kec Kadungora Serta Tokoh Masyarakat.










