
BUANAINDONESIA, JABAR – Sejumlah orang geruduk kantor Adira cabang Garut jalan Cikuray No.38 Garut, Rabu 12 April 2017, sekitar pukul 11.00 WIB. Aksi massa yang diperkirakan berjumlah 20 an orang itu merupakan aksi solidaritas atas apa yang terjadi di Cikelet Garut. Seperti diberitakan sebelumnya, diduga akibat ulah Debt colector, seorang warga Cikelet meninggal. Akibat ini kantor Adira di Pameungpeuk digeruduk massa yang mengakibatkan rusaknya kantor leasing Adira disana
Asep Mumin koordinator aksi mengatakan, dirinya berniat untuk bertemu pimpinan Adira guna menyampaikan aspirasinya terkait kejadian di daerah Cikelet dan Pangengpeuk Garut. Lanjut Asep dirinya dihalang -halangi oleh salah seorang karyawan hingga sempat adu mulut dan dilerai oleh satpam sebelum dipersilahkan bertemu pimpinan leasing itu.

Dari kesepakatan antara ormas dan pihak Adira menghasilkan bahwa permasalahan di Pameungpeuk diselesaikan melalui jalur hukum dan meminta Adira untuk tidak mengeluarkan data sweping untuk konsumen yang belum bisa membayar cicilannya.
” Aksi ini murni atas solidaritas kami sebagai organisasi masyarakat tanpa ada intruksi maupun komando dari saudara saudara yang ada di Pameungpeuk,” ujar Asep.
Setelah ada kesepakatan antara ormas dan PT. Adira massa selanjutnya membubarkan diri dengan penjagaan pihak kepolisian.












