Kembali Bersama TNI – Polri, PGRI Banyuresmi Lakukan Penyemprotan Desinsfektan

12.563 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Guna menangkal persebaran Corona Virus Disease (COVID-19), kegiatan penyemprotan desinfectant oleh PGRI Cabang Kec. Banyuresmi masih terus dilakukan. Memasuki hari kedua, Senin 30 Maret 2020 Pengurus Cabang PGRI Banyuresmi membagi kedalam enam Tim untuk menyemprot seluruh satuan pendidikan, dari PAUD, TK, RA, SD, MI. SMP, MTs, SMA/SMK dan MA termasuk masjid dan pesantren yang berdekatan dengan sekolah.

Mamun Gunawan Ketua PGRI Kecamatan Banyuresmi mengungkapkan kepada media bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan sampai seluruh satuan pendidikan yang ada di Banyuresmi dipastikan mendapat fasilitas Penyemprotan Desinfectan.

Advertisement

” Alhamdudillah, setelah hari pertama dilakukan penyemprotan desinfectan bersama DanBekang III.44.02/Kab Garut dan salah satu lembaga kewartawanan, hari kedua kembali kami melaksanakan penyemprotan beberapa sekolah mulai PAUD, TK, RA, SD, MI, SMP, MTS, SMA/SMK dan MA serta Masjid dan Pesantren. Mudah-mudahan hari ini selesai, kalaupun masih ada yang belum terjangkau, kita akan lanjutkan besok” ujar Mamun.

Dikatakan Makmun, kegiatan penyemprotan desinfectan dilakukan sebagai salah satu langkah untuk mensterilkan satuan pendidikan, agar benda atau bangunan yang biasa disentuh oleh siswa dan guru dapat steril dari COVID 19.

” Sehingga ketika nanti pembelajaran diaktifkan kembali, lingkungan sekolah sudah steril, namun tetap harus menjaga kebersihan agar terhindar dari persebaran virus” katanya.

karenanya sambung Makmun, dalam teknik penyemprotan petugas penyemprot melakukannya dengan teliti agar seluruh bangku, meja dan semua benda/bangunan yang biasa tersentuh dipastikan disemprot.

” Kami pun tidak menggunakan disinfectant racikan, tetapi hasil pabrikan yang kami beli dari Subang, dengan aromatik daun sereh, sehingga penyemprotan tidak menimbulkan bau menyengat. Petugas penyemprot juga kami bekali dengan sarung tangan, penutup badan dan masker sekali pakai. Sebelum berangkat dan setelah selesai penyemprotan kami lakukan pengukuran suhu badan dengan menggunakan Infrared Thermometer” pungkasnya.