Marak Sekolah Pungli Saat Terima Murid Baru, Lidik Minta Menteri Anies Turun Ke Garut

20.205 dibaca
Lidik : Sekolah Baru Dibangun Ambruk, Selidiki !
Sugiman SH Ketua LSM LIDIK DPC Kab. Garut
GARUT,  BuanaJabar.com – Aksi pungutan yang dilakukan beberapa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang terbilang mahal dalam penerimaan siswa baru mendapat sorotan tajam dari LSM LIDIK.

Heru Sugiman SH,  Ketua LSM LIDIK DPC Garut berpendapat sebagai kota kabupaten sehatusnya biaya pendidikan tidak terlalu membebani orang tua murid,  terlebih bagi mereka para orangtua murid yang berpenghasilan kecil

” Dari pengamatan dan temuan dilapangan banyak sekolah-sekolah tingkat menengah baik SMA maupun SMK yang ada di Garut seenaknya saja mematok dana DSP hingga jutaan rupiah. Pungutan itu berkisar 3-8 juta rupiah,”ujar nya.

Advertisement

Lanjut Sugiman pungutan ini sangat bertentangan dengan apa yang digembor-gemborkan oleh menteri Pendidikan Anies Baswedan yang melarang pihak sekolah melakukan pungutan bagi siswa baru dalam bentuk apapun.

” Kami mendesak menteri Pendidikan menurunkan team nya ke Garut untuk menindak sekolah-sekolah yang telah melakukan pungutan yang sangat tidak wajar itu. Ini sesuai dengan janji janjinya.  Salah satunya akan mencabut BOS dan memberi sanksi kepada sekolah yang melanggar aturan,” pungkasnya.