Nekat, Anak Muda Begal Taksi Online Demi Kencani Pacarnya

10.477 dibaca
Pelaku begal taksi online diciduk polisi. (BUANA INDONESIA NETWORK/Ahmad Sugriwa)


BUANAINDONESIA.CO.ID, KAB BANDUNG – Pelaku begal taksi Grab di Ranca Asri Jalan Walini Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung akhirnya terciduk oleh warga sekitar saat mobil Agya merah bernopol F 1220 YA itu melintas di Jalan Talun Desa Jelegong Kecamatan Rancaekek, Minggu 6 Mei 2018.

Beruntung saat terciduk, pelaku bersama pacarnya itu tidak sampai dihakimi massa. Sebab mereka tetap bertahan  di dalam mobil, meski kaca depan mobilnya pecah dilempar dengan batu. Warga pun lantas menelpon ke Mapolsek Rancaekek dan pelaku segera diamankan ke Mapolsek Rancaekek sebelum dihakimi massa.

Advertisement

Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan mengungkapkan, pelaku curas taksi online di Kampung Bojongjati, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (5 Mei 2018) sekira pukul 20.00 WIB, berinisial VK (21) warga Ciamis. VK berhasil diciduk petugas Polsek Rancaekek pada keesokan harinya, Minggu 6 Mei sekira pukul 11.00 WIB.

Kapolres mengatakan pelaku pencurian dengan kekerasan itu merupakan penumpang korban. Pelaku berpura-pura memesan taksi online untuk diantarkan ke suatu tempat. Saat berputar-putar mencari alamat, pelaku mencekik korban dengan lengannya. Dalam keadaan tersebut, korban menghentikan mobilnya dan berusaha melawan pelaku. Tapi korban malah diikat dengan memakai safe belt. Tapi kemudian korban pun berhasil melarikan diri.

“Korban berhasil keluar dari mobil dan segera melapor ke Polsek Rancaekek. Dengan segera, petugas melakukan pengejaran,” ungkap Kapolres saat ekspos di Mapolres Bandung, Senin 7 Mei 2018.

Supir taksi online yang melapor yakni Sapto Dwi Cahyo (27) warga Jalan Seroja III No 18 RT 2 RW 13 Kelurahan Rancaekek Kencana, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung

“Keesokan harinya tidak jauh dari lokasi kejadian, korban yang saat itu sedang berkendara menggunakan sepeda motor berpapasan dengan mobil yang dibawa tersangka bersama pacarnya,” ujar Indra.

Lalu korban meminta tolong kepada warga sekitar untuk menghentikan kendaraan tersebut. Massa pun langsung melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan mobil yang dibawa tersangka.

“Massa memaksa tersangka keluar tapi tidak berhasil. Hingga akhirnya petugas dari Polsek Rancaekek datang dan mengamankan tersangka,” tuturnya.

Berdasarkan pengakuan tersangka, lanjut Indra, setelah melakukan curas dirinya melarikan diri ke arah Garut untuk menjual mobil itu, namun tidak laku. Akhirnya tersangka kembali ke Rancaekek untuk bertemu pacarnya. Pelaku bahkan sempat menggunakan mobil curian itu untuk berkencan.

“Hingga akhirnya pada hari Minggu tersangka ditemukan oleh korban. Tersangka melakukan curas karena motif ekonomi” imbuhnya.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita barang bukti mobil Toyota Agya Nopol F 1220 YA, Handphone dan STNK. Tersangka akan dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.