Pelaku Penculikan Mahasiswi Unsoed Diringkus Polisi

5.055 dibaca

CIAMIS, BuanaJabar.com – Pelarian pelaku aksi penculikan terhadap Sofia Nur Atalina, seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), akhirnya berakhir di Ciamis oleh tim gabungan dari Polres Banyumas, Polres Ciamis dan Polda Jawa Barat.

Menurut Kapolres Banyumas AKBP Gidion Arif Setyawan, penangkapan terhadap satu dari empat pelaku penculikan terhadap Sofia, terjadi empat jam setelah peristiwa penculikan tersebut, Rabu, 7 September 2016. Sementara tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi. Kapolres mengatakan, seorang pelaku yang ditangkap kemarin malam merupakan residivis.

Advertisement

Kapolres menambahkan, pelaku menculik korban secara spontan tanpa mengincar sebelumnya, begitu melihat ada sasaran empuk, para pelaku langsung membawa masuk korban ke dalam mobil, lalu korban diikat dengan tali dan dibekap untuk kemudian dibawa kabur ke Ciamis.

Tiba dilokasi penyekapan, pelaku kemudian menghubungi keluarga korban dan meminta uang tebusan sebesar 60 juta rupiah, pelaku mengancam keluarga korban agar tidak melaporkan kejadian ini ke polisi jika ingin anaknya selamat.

“Karena takut, keluarga tetap lapor ke kami dan kami telusuri melalui telepon korban kemudian ditemukan lokasi penculikan. Uang tebusan belum diserahkan,” kata Kapolres.

Penculikan terhadap Sofia bermula pada Rabu 7 September 2016, sekitar pukul 16.00 WIB, saat dirinya singgah di sebuah tempat fotocopy yang tak jauh dari kampusnya di Jalan Gumbreg, Kelurahan Mersi, Kecamatan Purwokerto Timur, Banyumas. Sofia yang baru keluar dari kampus dengan mengendarai mobil Honda Brio dengan Nopol R 9243 BK dihampiri tiga orang yang turun dari mobil bak terbuka dan langsung memaksa korban masuk kembali ke dalam mobilnya.

Mereka lantas membawa kabur Sofia beserta mobilnya ke arah selatan, setelah akhirnya mereka menyekapnya di Ciamis, sedangkan mobil bak terbuka yang dibawa salah seorang pelaku melaju ke arah utara yang hingga kini masih dalam pengejaran petugas.