Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) PPKn Di SMAN 26 Garut Berjalan Sukses

26.214 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID – GARUT – Dalam rangka meningkatkan muttu pendidikan dan kualitas pendidikan secara nasional, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat yang berada di Wilayah Kantor Cabang Dinas (KCD) XI, Selama 5 pekan (19 Oktober – 16 Nopember 2019) sedang dilaksanakan program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi yang tempat penyelenggaraanya dibagi menjadi 3 zona, yakni di Garut Selatan, Tengah dan Utara.

Salah satu SMA Negeri yang ditunjuk dan dipercaya menjadi tuan rumah sebagai penyelenggara Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) untuk bidang study PPKn adalah SMAN 26 Garut.

Advertisement

Ketika dikonfirmasi Kepala SMAN 26 Garut, Drs. H. Dede Kustoyo, mengatakan, dengan ditunjuknya SMAN 26 Garut sebagai Pusat Belajar Mata Pelajaran PPKn pada kegiatan PKP merupakan kehormatan bagi pihaknya.

Maka dari itu, mudah-mudahan diwaktu yang akan datang pelaksanaan PKP lebih disempurnakan lagi sehingga tujuan dari program PKP dapat tercapai, ucapnya.

Sementara menurut Iya Bahtiar, S.Pd selaku Guru Inti dari PPKn menjelaskan, bahwa program PKP merupakan sebuah upaya yang diarahkan untuk meningkatkan kompetensi pembelaran peserta didik.

” jika dilihat dari hasil yang diharapkan (out put maupun out come), saya melihat program ini merupakan program yang ideal, karena selain diharapkan dapat meningkatkan nilai hasil evaluasi pembelajaran/USBN yang berorientasi HOTS, peserta didikpun diupayakan memiliki kecakapan berpikir kritis dan kecakapan abad 21 lainnya “, jelasnya.

Lebih lanjut Iya yang juga merupakan guru PPKn di SMAN 26 Garut sejak tahun 2009, mengatakan, tujuan lain dari PKP adalah peserta didik supaya memiliki kesiapan untuk menjalani kehidupannya dan mengambil peranan di masa yang akan datang sehingga dalam KBM menjadi bermakna dan hidup para siswa diberikan kebebasan untuk menyampaikan pendapatnya sesuai dengan metode pembelajaran seperti Project Based Learning, Problem Based Learning, Discovery Learning dan Inquiry Learning, tuturnya.

Sedangkan Aep Saepudin selaku Peserta PKP mengutarakan, pihaknya sangat menyambut baik atas kegiatan PKP, sehingga menambah ilmu pengetahuan dan bekal pembelajaran dalam pelaksanaan KBM dan pembuatan soal HOTS, yang membuat kami harus sering belajar dan membaca literatur buku sumber sehingga tidak ketinggalan zaman, ungkapnya.

Lebih lanjut Aep Saepudin yang juga menjabat sebagai pengurus MKKS SMA Kabupaten Garut berharap, agar para guru yang telah mengikuti PKP dapat merealisasikannya di kelas pada saat pembelajaran sehingga para siswa menambah wawasan dan ilmu pengetahuannya, paparnya.