PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Nasib malang dialami Idham Basyah (59), warga Jalan Mitra Haji, RT 37, RW 11, Kelurahan Karya Baru, Sukarami, Palembang. Dia tewas di tempat dengan dua tusukan usai memergoki maling yang beraksi di samping rumahnya.
Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi saat korban yang sedang menyervis motornya di rumah mendengar teriakan maling di sebuah warung tak jauh dari rumahnya, Selasa (7/4) pukul 12.30 WIB. Korban pun membuka pintu untuk mencari tahu apa yang terjadi.
Tiba-tiba, maling tersebut sudah berada di belakang rumahnya dengan cara memanjat pagar. Dalam kondisi terdesak karena dikepung warga, pelaku mendekat ke arah korban dan menusukkan senjata tajam miliknya ke bagian dada korban sebanyak dua kali.
Melihat korban terkapar bersimbah darah, warga masuk ke rumah korban dan berhasil menangkap pelaku yang diketahui bernama Amran bin Ujang, warga Jalan KH Asyik, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang.
Naas, nyawa korban tak bisa diselamatkan karena lukanya sedalam 14 sentimeter mengenai jantungnya. Korban akhirnya dikirim ke kamar mayat Rumah Sakit Moehammad Husin Palembang untuk dilakukan visum.
“Ayah saya memang sendirian di rumah, kami lagi kerja semua. Maling itu mau kabur tapi dihadang ayah saya, makanya dia nusuk,” ungkap Een (33), anak sulung korban, Selasa (7/4).
Ohan (60) saksi mata mengatakan, aksi pencurian tersebut diketahui pemilik warung saat mengangkat jemuran. Kemudian, dia meneriaki maling sehingga membuat warga mengejar keluar. Ternyata, pelaku masuk ke pekarangan belakang rumah korban sehingga terjadilah penusukan tersebut.
“Pelakunya kami tangkap dan diserahkan ke kantor polisi,” kata dia.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sukarami Palembang Ipda Heri membenarkan sudah menerima penyerahan pelaku. Namun, pihaknya tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait peristiwa itu.
“Besok saja kita ekspos, saat ini masih pengembangan,” singkatnya. (Erwan-Wardoyo)







