BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Paguyuban Jagaraksa Karuhun menyesalkan adanya pemberitaan miring terkait situs gunung Padang yang kini mereka sedang upayakan pembukaan potensinya.
” Miris dan memprihatinkan niat baik tidak selalu berbuah baik,itulah barangkali gambaran suasana kebatinan kami pasca pemberitaan berbagai media dalam 2 minggu terakhir ini terkait keberadaan gunung batu yg diduga situs purbakala yg terletak di desa margalaksana kecamatan Bungbulang, ” kata Anwar Sodiq, koordinator pamager inti Paguyuban Jagaraksa Karuhun pada Senin, 31 Juli 2017.
Sambung Anwar, upaya mereka membuka potensi daerah melalui situs sejarah malah disesatkan dengan konten pemberitaan media yang telah membuat posisi mereka merasa dipojokkan,
” juga statement diduga berasal tulisan ibrani, membuat kami merasa harus angkat bicara menyikapi pemberitaan tersebut,” Ungkap Anwar.
Anwar juga mengatakan, pihaknya tidak pernah mengeluarkan statement bahwa tulisan yg ada di batu adalah diduga tulisan ibrani
” Kami tidak mempunyai kualifikasi dan kompetensi untuk membuat konklusi seperti itu ,selanjutnya perlu di tegaskan bahwa PAGUYUBAN JAGARAKSA KARUHUN bukan bentukkan Dinas Pariwisata dan Kebudayan (DISBUDPAR). Kami independen, kami bukan paguyuban plat merah, kami menghimpun berbagai komunitas dari mulai komunitas lokal pecinta sejarah yg ada di bungbulang (pamager inti), komunitas budayawan yg ada di Garut (Pamager jero) dan para arkeolog dari bandung dan peneliti Gunung padang(pamager luar). Perlu kami tegaskan pula bahwa Paguyuban kami tidak pernah menerima bantuan dana sepeserpun dan dari manapun (terutama pemerintah atau Disparbud), Biaya yang kami gunakan untuk melakukan kegiatan adalah murni udunan swadaya kami. Ini perlu penjelasan dari media Online yang menyebutkan pembentukan paguyuban asal jadi biar cair, apa yang di maksud media itu dengan kata cair. Satu hal lagi yang ingin saya tanyakan tentang narasumber yang disebutkan yakni Elang Kinasih, kami sangat terima kasih atas koreksinya dan akan lebih berterima kasih lagi kalau anda melakukan tabayyun dulu akan kebenaran berita tersebut sebelum memberikan tanggapan di media yang berbeda dan juga akan lebih mengedukasi apabila anda menyusun narasi empiris dan naskah akademis sesuai keilmuan anda didukung dengan fakta dan hasil analisa anda yg 11 tahun ttg dugaan situs itu. Tapi kami orang daerah setempat kok masih asing ya dengan nama anda dalam membuat tanggapan?. Justifikasi anda kepada Pihak disparbud yg seolah tak paham sejarah dan seolah melakukan pembiaran terhadap pemberitaan yang ngawur hemat saya ini kurang mencerminkan sikap kebudayawanan yg lekat dengan etika dan kesantunan serta kesalihan sosial. Rek iraha atuh garut bisa ka pentas nasional atawa dunia lamun di liga tarkam wae geus silih pates?, ” katanya
diakhir pembicaraan Anwar Sodiq menyampaikan bagi pihak pihak yang merasa tidak puas dengan pernyataannya silakan langsung menghubungi dirinya
” Langsung menghubungi melalui telpon saya atau Whatsapp di Nomor 082118017427,” pungkasnya











