Pimpin Operasi Pekat, Walikota Tasik Ciduk Sejumlah Pasangan Mesum

20.229 dibaca
Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman mengetuk salah satu kamar hotel yang disinyalir digunakan mesum. (BUANA INDONESIA NETWORK/Dwi Friastoto)

BUANAINDONESIA.CO.ID, KOTA TASIKMALAYA,-Walikota Tasikmalaya Budi Budiman terjun langsung memimpin operasi penyakit masyarakat (pekat) dan minuman keras (miras) bersama tim gabungan Satpol PP dan Dinsos Kota Tasikmalaya, Rabu malam, 11 April 2018.

Mengawali operasi, sekitar pukul 22.00 WIB, tim gabungan Satpol PP dan Dinsos yang dipimpin langsung Walikota bergerak dari Balaikota menuju sasaran pertama yakni warung remang-remang disekitar eks Terminal Cilembang yang disinyalir sebagai tempat penjualan miras.

Advertisement

Usai menyisir lokasi eks Terminal Cilembang, Walikota Budi Budiman dan tim gabungan menuju dua hotel melati yang lokasi tak berada jauh dari Pasar Cikurubuk. Di sana, tim berhasil menjaring sejumlah pasangan bukan muhrim yang tengah asyik ngamar.

Walikota yang turut menyaksikan pencidukan itu sempat berdialog dan memberikan teguran langsung kepada beberapa perempuan yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK).

“Ya, tadi di hotel tim berhasil menjaring pasangan bukan muhrim. (perempuan) ada yang dari Pangandaran, Jakarta. Saya terjun langsung ingin melihat secara langsung. Ini akan menjadi catatan penting bagi kami,” tuturnya disela operasi.

Dikatakannya, operasi ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Pemkot Tasikmalaya untuk menjadikan Kota Tasikmalaya sebagai Kota Santri yang aman, nyaman, religius dan bebas dari berbagai persoalan sosial.

Selanjutnya, terang Budi, perempuan yang terjaring akan didata terlebih dahulu guna mendapatkan pembinaan di pusat rehabilitasi Panti Wanita Karya di Palimanan, Cirebon.

“Ini upaya kita membuat efek jera bagi mereka. Dan diharapkan setelah di rehabilitasi, mereka setelah kembali akan menjadi orang bermanfaat dan berguna di masyarakat,” ucapnya.

Walikota juga sempat memberikan teguran langsung kepada owner (pemilik) hotel yang kebetulan dalam operasi tersebut berada di lokasi. Walikota tak segan-segan akan mencabut ijin operasional apabila tidak mengindahkan peringatan dari pihaknya.