BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Dari 20 penerima BASS Reward Tahun 2021 yang diprakarsai Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Garut, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut menjadi lembaga terbanyak penerima penghargaan atau Reward Best Appreciation On Social Service ( BASS ) yang diselenggarakan di gedung Pendopo Garut, Jumat 5 Maret 2021.
Tercatat 5 pengurus jajaran pegawai Baznas termasuk Ketua Baznas Garut Rd Aas Kosasih serta beberapa UPZ kecamatan menerima piagam penghargaan BASS atas komitmen kesungguhan dalam pengabdian dan pelayanan sosial kemanusian.
Seperti yang disampaikan Ketua Baznas Garut Rd H Aas Kosasih kepada awak media, menurutnya apa yang dilaksanakan oleh lembaga Baznas Kabupaten Garut dalam membantu masyarakat menjadi salah satu bagian tugas yang harus dilaksanakan sebagai lembaga sosial kemanusiaan.
” Sebetulnya saya malu, diberikan penghargaan tentang kerja dan kinerja saya. Tetapi hal ini juga mungkin ada beberapa kriteria daripada ikatan jurnalis televisi Indonesia atau IJTI, Korda Kabupaten Garut sehingga saya pribadi dinobatkan sebagai orang yang punya kebijakan untuk membantu tentang sosial dan kemanusiaan di kabupaten Garut,” kata Aas Kosasih.
Aas mengucapkan terima kasih kepada IJTI , khususnya para muzaki, munfi dan juga mustahik yang ada di Garut. tentunya hal ini sebagai motivasi dorongan untuk Baznas bekerja lebih baik lagi.
” Mudah-mudahan hal ini menjadikan investasi amal soleh bagi saya, juga mudah-mudahan kalau saya berbuat ini baik, mudah-mudahan orang lain juga bisa meniru, dan bisa menjadikan mungkin sebagai suritoladan bagi saya,”tuturnya.
Lanjutnya, pihaknya tidak menyangka dari 20 penerima BASS REWARD, 5 dari pengurus Baznas kabupaten Garut mendapatkan penghargaan.
” Saya sebagi ketua BAZNAS Garut, wakil Ketua satu bidang pengumpulan, wakil ketua bidang pendidikan pendayagunaan, wakil ketua tiga bidang perencanaan keuangan laporan serta wakil ketua keempat, bidang SDN, Kesehatan, dan Umum. Alhamdulilah, masing-masing personel barangkali masuk ke kriteria sebagai pembuat kebijakan untuk membantu masyarakat di Kabupaten Garut,” pungkasnya.










