Pro Kontra Letak Lahan RSU Bungbulang

14.960 dibaca

Penulis : Anwar Sodiq

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Selaku pegiat sosial dan pengamat kebijakan publik kelas pinggiran asli putra Bungbulang, saya ingin meyampaikan apa yg saya tahu tentang kp tegal Sukapura berbasis pengetahuan kearifan lokal.
Dari dulu kp Tegal Sukapura selalu menjadi kontroversi setiap akan ada kegiatan pembangunan ,Mulai dari Rencana Pembangunan SMAN Bungbulang ( sekarang SMAN 7) akhir th 80 an,rencana pembangunan lapangan bola, rencana pembangunan Perumahan FLPP MBR ( subsidi), sampai sekarang sudah ditetapkanya lokasi kp Tegal Sukapura oleh Pemda Garut untuk lokasi RSU Bungbulang kontroversi itu masih melekat di kp Tegal sukapura.

Advertisement

Mari kita mulai dengan kearifan lokal, para pini sepuh di Kecamatan Bungbulang selalu mengatakan ada UGA (ramalan masa depan para sepuh ) “ Bungbulang bakal jadi kota mun Sukapura geus dibuka “, kalimat itu selalu terngiang yg saya dengar dari beberapa orang tokoh ( sekarang rata2 sudah dipanggil Allah SWT, tapi ada yg masih tersisa yg mungkin akan menjadi saksi dibukanya sukapura ).

Saya yakin pihak Pemda Garut sudah melakukan berbagai kajian sebelum menetapkan Sukapura Menjadi lahan RSU Bungbulang,walaupun letaknya di tengah hutan. Bukankah letak calon Ibukota baru di Kalimantan juga letaknya di tengah hutan ?.

Bagi saya sendiri kebijakan yg diambil oleh Pemda Garut merupakan keputusan yg smart dan Futuristik. Kp Tegal ( tanah daratan) Sukapura terletak di Desa Bungbulang berbatasan dengan Desa Mekarjaya dan desa Cihikeu luasnya kurang lebih 40 Ha.Kalau nanti dibangun RSU disana ,maka apa yg dikatakan para sepuh “Bungbulang bakal jadi kota mun sukapura geus dibuka” perlahan akan terwujud.

Dalam pandangan saya dengan RSU sebagai triger, perlahan akan tumbuh perkampungan baru secara alami, bahkan saya punya obsesi kalau Kp sukapura bisa jadi kp SATELIT (miniaturnya kota Bungbulang),segala fasilitas bisa dibangun disitu mis: sarana olah raga ( lapang sepak bola yg dapat difungsikan sebagai tempat upacara peringatan HBN tingkat Kecamatan ), sarana ekonomi (pasar rakyat),sarana perumahan (mungkin perumahan subsidi lebih cocok ),terminal antar Kecamatan,Perbankan dll.Tapi ini perlu campur tangan Pemda Garut dalam menyusun Grand Design Tata Ruang Sukapura.

Keberadaan RSU disukapura sendiri hemat sy sangat strategis, karena pasien2 Rujukan dari PKM Cisewu,Talegong,Caringin bisa mengakses RSU Sukapura tanpa harus masuk Bungbulang kota ( yang mungkin 10 th kemudian bisa terjadi kemacetan),tapi bisa langsung ke RSU Sukapura dari pertigaan citalahab ke arah jl lingkar Cihikeu,Demikian juga Pasien rujukan dari PKM Pamulihan,pakenjeng bisa langsung mengakses RSU lewat jl Lingkar Cihikeu dari pertigaan kp Babakan Garut tanpa harus masuk Bungbulang kota.Hanya jalan Lingkar Cihikeu perlu diperlebar min jadi 6 m.

Lantas letak RSU Bungbulang di SUKAPURA juga lebih mudah diakses oleh pasien biasa (non rujukan) dari Desa GN Jampang,Mekarbakti,Cihikeu,Bojong,Mekarjaya karena jaraknya lebih dekat daripada harus ke PKM Bungbulang.

Terakhir,pendapat ini murni pendapat saya pribadi, tapi saya merasa punya keyakinan kalau pendapat saya ini akan diamini oleh mayoritas masyarakat Bungbulang, kalau perlu saya siap menggalang dukungan berbagai refsesentasi masyarakat Bungbulang bahwa Kehadiran RSU Bungbulang Di Sukapura sudah sangat didambakan kehadiranya.( Anwar Sodiq )