BUANAINDONESIA.CO.ID. PANDEGLANG – Dua unit tiang penerangan jalan umum (PJU) di Km 9 Panimbang tepatnya kampung cangkudu, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang – Banten. tiba-tiba roboh dan hantam badan jalan, Selasa, 25 Juni 2019. pukul, 9:15 WIB.
Robohnya tiang PJU yang melintang hingga menutupi sebagian badan jalan itu, sempat membuat arus kendaraan yang melintas macet. Kendaraan yang akan melintas dari arah berlawanan terpaksa harus rela bergantian dari arah panimbang maupun tanjung lesung.
Robohnya tiang PJU di sebabkan akibat eropsi tanah bekas galian proyek saluran air sehingga pijakan cor -coran beton dibawahnya tidak kuat menahan beban.
“Waktu roboh itu arus lalu lintas sedang tidak ramai, hingga tidak sampai ada kendaraan tertimpa tiang PJU yang tingginya mencapai tinggi 10 meter tersebut. Ya untungnya tidak menimpa kendaraan yang sedang melintas dan tidak ada korban atas robohnya tiang tersebut, hanya setengah badan jalan saja yang tertutup sehingga kendaraan yang melintas harus bergantian,” papar Uci Warga Kampung Cangkudu.
Uci menambahkan, harusnya proyek galian saluran air tidak ceroboh, lokasi yang akan digali di pertimbangkan terlebih dahulu. pasalnya ini sering kali terjadi, robohnya tiang diduga bekas galian semua.
,” Yang Jelas ini sangat menggangu aktifitas kami selaku pengguna listrik, tentunya pemukiman penduduk dan kawasan-kawasan wisata lainnya, terkena padam listrik.” Ujarnya.
Untuk memindahkan tiang PJU yang masih dalam keadaan teraliri listrik itu, warga akhirnya menunggu petugas PLN terdekat, sementara pecahan lampu yang berserakan dibersihkan warga.










