BUANAINDONESIA.COM, JABAR – Partai Golkar Kota Bandung masih menunggu hasil Pilkada Gubernur DKI Jakarta untuk mengambil langkah politik didalam Pilkada Jabar dan Kota Bandung 2018 mendatang. Bagi partai Golkar, pihaknya tidak mau terburu-buru dalam mengambil keputusan politik ini.
Dikatakan Ketua Golkar Kota Bandung, Deden Y Hidayat di Kantor Sekretariat Golkar Kota Bandung, Jumat, 24 Maret 2017.
Kata Deden, kendati pihaknya masih menunggu hasil Pilkada DKI Jakarta, namun sudah ada beberapa nama dan partai yang menjalin komunikasi secara intens terkait Pilkada dan Kota Bandung 2018
” Kita masih menunggu dan membaca Pilgub DKI. Saya rasa semua partai juga begitu, coba ada gak partai ( di Jawa Barat ) yang sudah memunculkan nama, belum ada. Kecuali kemarin ya satu ( Nasdem ). yang pasti semua menunggu ( Pilgub DKI ). Pilgub DKI kan Pilgub rasa Pilpres ya ” Kata Deden
Lanjut Deden kendati menunggu Pilgub DKI, pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan 5 parpol terkait Pilkada Kota Bandung 2018
” Golkar sudah bertemu dan menjalin komunikasi dengan 5 partai. Untuk ( Pilkada kota Bandung). Kita sudah bicara dengan Kang Heri Mos ( Nasdem ), Gerindra, Demokrat, kita sudah ngobrol dengan PDIP, Dengan PKS, bahkan mang Oded nya ( wakil walikota Bandung ) juga hadir. Kalau dengan personal-personal ya ada, tapi saya gak akan buka lah. Komunikasi politik di Kota Bandung sendiri sebenernya cair, tidak ada masalah, ” Lanjutnya
Sementara itu menanggapi hasil survey Indobarometer yang menyebut Golkar hanya memperoleh 14.2 % suara jika Pemilihan Legislatif digelar hari ini, pihaknya menganggap itu tidaklah penting.
” Kami semua menilai survey yang digelar pihak lain hanya dipakai acuan saja ya, tidak lebih. Apakah hasilnya valid atau tidak kan, saya sih meragukan. Kalau ada yang adakan survey saat-saat ini saya gak percaya ya, karena masih dinamis ya. Itu kan ( survey) berbicara hari ini. ya kita sih semua di Golkar mengabaikan (hasil survey yang digelar saat-saat ini) ya ” ucap Deden










