Soal Kematian Vina, Ini Penjelasan Kapolres

46.180 dibaca

CIREBON, BuanaJabar.com – Kepolisian Resor Cirebon Kota, Jum’at 2 September 2016, menggelar ekspose kasus pemerkosaan dan penganiayaan yang diduga dilakukan sebelas anggota berandalan bermotor. Kasus tersebut mengakibatkan M Risky alias Ekky Rudiana dan Vina Dewi Arista, yang merupakan sepasang kekasih meregang nyawa.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Indra Jafar mengatakan, berdasarkan informasi yang didapat anggotanya dari sejumlah saksi dan warga setempat, polisi berhasil mengamankan delapan orang dari keseluruhan sebelas orang pelaku ditempat yang berbeda.

Advertisement

” Mereka merupakan remaja warga Kecamatan Kosambi dan Kedawung. Sementara ini yang berhasil diamankan baru delapan orang. Tiga orang tersangka lainnya saat sedang dalam pengejaran anggota kami,” tutur Indra.

Selain mengamankan pelaku, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa batu, bambu, dan samurai yang diduga digunakan para pelaku membunuh kedua korbannya.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan,sebelum dihabisi para pelaku, korban yang saat itu bersama rombongan mengendarai sepeda motor melintas di depan para pelaku. Di depan SMPN 11 Kota Cirebon, rombongan korban dilempari batu oleh para pelaku. Tak terima mendapat perlakuan tersebut, rombongan korban lalu kembali dan menghampiri para pelaku yang melemparinya.

Merasa ditantang, para pelaku lalu melakukan pengejaran terhadap romobongan korban, hingga akhirnya di jalan layang Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, korban berhasil ditangkap dan dipukuli dengan bambu dan batu.

Para pelaku kemudian memperkosa dan menganiaya korban Vina hingga tewas, kemudian membuang kedua korbannya di jalan layang Talun, agar terkesan kedua korban meninggal akibat kecelakaan.