SPKG Tuntun Audensi Terkait Pembangunan Jalur Kereta Api Cibatu-Garut

21.893 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Sehubungan dengan adanya pembangunan jalur kereta api Cibatu – Garut yang merupakan bagian program pembangunan pemerintah sesuai dengan ketentuan, bahwa setiap pembangunan harus melibatkan dan memberdayakan masyarakat putra daerah minimal 30% dari anggaran untuk tenaga kerja.

Hal tersebut diungkapkan Agus Suhendar, selaku Ketua Serikat Pekerja Kontruksi Garut (SPKG) diruang kerjanya sabtu 22 Desember 2018, ia menganalisa dan mensurvei bahwa ketentuan diatas tidak terlihat, maka dari itu pihaknya melalui wadah yang telah terbentuk, telah melayangkan surat untuk audensi dengan pihak PT. KAI melalui Kepala Daerar Oprasional (Kadaop) 2 bandung.

Advertisement

” Layangan surat tuntutan audensi tersebut adalah apresiasi, koordinasi dan klarifikasi terkait pembangunan jalur kereta cibatu-garut, karena di cibatu juga banyak ahli kontruksi yang ingin dilibatkan dalam hal kerja, dan jangan sampai banyak yang mengatas namakan masyarakat yang bukan ahlinya”, jelas Agus Suhendar.

Ditambahkan Agus, pembangunan jalan kereta api harus dilakukan oleh tenaga ahli yang kompeten, tidak bisa asal – asalan karena ini untuk kepentingan masyarakat dimana nyawa orang yang dipertaruhkan.

” Kalau pembangunan tersebut dilakukan oleh pihak yang berkompeten dan jelas lembaga, legalitas juga keahliannya, pembangunan tersebut tidak akan asal-asalan, apalagi pembangunan jalur kereta api ini berkaitan dengan transportasi yang melibatkan nyawa manusia”, terangnya.

Pengajuan surat audensi tersebut sudah dibuat dan di layangkan ke KADAOP 2 Bandung pada tanggal 13 Desember 2018 dan tembusan kepada Muspida Kabupaten Garut, tetapi audensi yang dijadwalkan tanggal 17 Desember 2018 diundur, dengan alasan ada rapat direksi di Jakarta, dan sampai sekarang belum ada realisasi untuk adanya audensi itu”, imbuh agus.

Agus berharap, kepada pihak PT. KAI juga Pemerintah Kabupaten Garut unsur Muspida agar bisa memfasilitasi dan mendukung ketentuan ini.

” Agar pembangunan jalur kereta api tersebut berjalan lancar dan mendapat kualitas yang baik, pungkasnya.