BUANAINDONESIA.CO.ID, BOGOR-Benheri Junaedi (48), sopir truk Mitsubishi Fuso yang menabrak warung nasi hingga menewaskan pasangan suami istri di Jalan Raya Mayjen HE Sukma, Kampung Cikereteg, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Minggu, 28 Januari 2018 lalu, sudah menyerahkan diri. Tersangka kini diamankan di Mako Polres Bogor dan diancam hukuman pidana penjara selama 6 tahun.
Kanit Laka Lantas Polres Bogor, Iptu Asep Saepudin, mengatakan, sopir tersebut menyerahkan diri ke Polres Bogor pada Senin, 29 Januari 2018 sekira pukul 03.00 dini hari.
“Sopir tersebut melarikan diri karena takut dihakimi massa. Sopir tersebut kabur turun ke jurang dan menyusuri sungai. Ia sempat menginap semalam di sungai. Minggu malam ia pulang menggunakan bus ke Pasar Rebo, Jakarta. Dia warga Citeureup. Baru pada Senin dini harinya menyerahkan diri ke Polres. Kondisi si sopir hanya luka memar,” ungkap Iptu Asep Saepudin.
Asep menegaskan, tersangka (Benheri Junaedi) dikenakan pasal 30 ayat 4 UU Nomor 20 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan dengan ancaman kurang lebih 6 tahun penjara.

Sementara itu, pihak Jasa Raharja sudah menyalurkan santunan kepada para korban. Kepala Kantor Pelayanan Jasa Raharja Cibinong, Kabupaten Bogor, Andi, mengatakan, santunan disampaikan kepada ahli waris, yakni anak-anak korban: Anaya Oktaviani (11) dan Muhamad Hafiz (5).
“Nilai santunan Rp. 100 juta. Pemberian santunan juga disaksikan oleh Lurah Desa Pancawati serta Unit Laka Lantas Ciawi Polres Bogor. Kepada keluarga korban kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas musibah yang terjadi, dan berharap bahwa santunan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya bagi kelangsungan hidup anak-anak korban,” tutur Andi.
Andi juga mengatakan, kecepatan pelayanan santunan tidak luput daripada bantuan dan kerja keras, serta kerja sama antara Jasa Raharja dengan Unit Laka Lantas Polres Bogor dan Pemerintah Desa setempat.
“Saya berharap bagi korban yang mengalami kecelakaan, baik itu korban jiwa, ringan dan sedang agar segera mengurus ke Unit Laka setempat,” pungkas dia.
Editor: NA











