
BUANAINDONESIA, BANDUNG – Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD ) Jendral TNI Mulyono menyebut 70 % kebutuhan persenjataan TNI disuplai oleh PT Pindad Bandung
Jendral TNI Mulyono mengatakan , senjata produksi Pindad telah teruji di dunia militer internasional
” Bisa dikatakan 70 %. Untuk ekspor sekitar 30 %. Kita sudah teruji, terbukti, setiap even – even nasional maupun internasional kita bisa mengalahkan negara – negara lain seperti Amerika, Inggris, ” kata Mulyono disela-sela puncak perayaan ulang tahun ke 34 PT Pindad di Bandung, Sabtu, 29 April 2017

Sementara itu, Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose menyatakan PT Pindad saat ini sedang mengembangkan produksi medium tank hasil kerjasama dengan perusahaan asal Turki, FNSS. Kendaraan ini memiliki daya gempur yang luas, tahan terhadap senjata balistik dan anti ancaman ranjau. Tank ini digadang-gadang mampu bersaing dalam kancah produksi persenjataan glibal.
Mose menyebut pengembangan produksi tank kelas medium tersebut, merupakan salah satu peningkatan kemampuan produksi kendaraan lapis baja.
” PT Pindad selalu mengikuti dan menyesuaikan perkembangan kebutuhan zaman, termasuk produksi kendaraan lapis baja, yang kini dikembangkan pada produk tank kelas medium, ” kata dia
Sebagai bentuk komitmen juga, kini PT Pindad, terus mengembangkan berbagai varian produk, diantaranya senjata SS2 V5 yang didesain khusus untuk Kopasus, senjata SS3 kaliber 7,62 mm yang didesain dengan konsep Designated Marksman Rifle, senjata SPR 2 Kaliber 12,7 mm, SM2 kaliber 7,62 mm dam masih banyak lagi.











