Minim Fasilitas, Lebih Dari 600 an SMP Di Garut Tak Bisa Laksanakan UNBK

18.517 dibaca
Distribusi soal Ujian Nasional Di Garut mulai dilakukan sejak akhir pekan ini. Lebih dari 600 an Sekolah Menengah Pertama tak dapat melaksanakan UNBK karena keterbatasan fasilitas pendukung disini

BUANAINDONESIA, GARUT – Dari seluruh Sekolah Menengah Pertama yang ada di Garut, hanya ada lima SMP dan Satu Madrasah Tsanawiyah (MTS) yang dapat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sekolah itu adalah SMPN 1 dan 2 Garut, SMP IT Al-Ghifari, SMP IT Sukaraja, SMP Pasundan 2, serta MTs Negeri 2 Garut dengan jumlah peserta 1269 siswa.

Dinas Pendidikan Garut melalui Kepala Bidang Sekolah menengah Pertama Totong, pada sabtu 29 April 2017 menjelaskan soal ini.

Advertisement

disampaikan Totong, banyaknya sekolah yang belum bisa melaksanakan UNBK dikarenakan belum tersedia fasilitas penunjangnya, tetapi dari kelima sekolah itu ada yang berdiri sendiri ada pula yang bekerja sama dengan sekolah lain untuk melaksanakan UNBK bersama,

” Bahkan sebenarnya bisa disiasati dengan bekerja sama dengan SMA maupun SMK yang telah melaksanakan UNBK yang lalu, tetapi perlu proses dalam kordinasi setelah Sekolah Sekolah tersebut dikelola Provinsi. Namun ditargetkan untuk tahun Depan sekolah peserta UNBK bisa mencapai 50%,” Kata Totong

Totong juga mengatakan untuk saat ini Kabupaten Garut menyelenggarakan Ujian Nasional yang di ikuti oleh 48.762 pesert ujian dari 643 sekolah SMP dan MTS.