TNI – POLRI Dan MUI Himbau Aktifitas Ahmadiyah Dihentikan Di Garut

27.252 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – TNI – POLRI telah mengendus keberadaan aliran sesat Ahmadiyah di kabupaten Garut, hal ini disampaikan Dandim 0611 Letkol Inf Asyraf Aziz usai mengikuti Rapat Forkopimda Garut di Balai Pameungkang Pendopo Garut, Jumat 7 September 2018.

Advertisement

” secara resmi telah disampaikan Kebangpol titik – titik mana saja keberadaan Aliran sesat Ahmadiyah berada, hasil pantauan staf intel Kodim langsung melaporkan ke Kesbangpol,” kata Letkol Inf Asyraf Aziz.

Asyraf Aziz menyatakan, ada 12 titik yang Kita pastikan keberadaan Aliran sesat Ahmadiyah di Wliayah Kabupaten Garut, salah satunya di kecamatan Cilawu.

” intinya Kita mengantisipasi jangan sampai ada komplik antar masyarakat dengan Penganut Ahmadiyah, yang jelas Kami telankan disini bahwa Ahmadiyah itu bukan Islam, oleh karena itu saya minta kepada penganut Ahmadiyah untuk mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, karena apabila tidak mengikuto aturan akan memancing reaksi dari masyarakat”, himbau Asyraf Aziz.

Kepala Bagian Perencanaan ( Kabagren ) Polres Garut Kompol Didit W Kurnia menambahkan, masyarakat di minta untuk tetap tenang dan jangan terpancing oleh isu – isu yang akan merugikan dirinya sendiri.

” Kami beserta Pihak yang telah ditugaskan oleh Pemerintah Daerah akan bertindak tegas apabila ada kabar aktifitas Ahmadiyah di Wilayah hukum Garut, sesuai dengan aturan yang berlaku, jadi masyarakat tetap tenang jangan terprovokasi”, tambahnya.

Sementara itu Ketua MUI Garut Kh.Sirojul Munir mengucapkan terima kasih kepada seluruh Jajaran Forkopimda Garut yang sangat respon menyikapi persoalan ini dengan kongkrit, hingga membentuk Tim yang akan menangani aliran sesat Ahmadiyah yang ditandatangani oleh Bupati Garut.

” Saya menghimbau kepada Umat Islam yang ada di kabupaten Garut tetap tenang, percayakan terhadap Pimpinan – pimpinan yang ada di kabuoaten Garut ini”, ujar Sirojul Munir.