
BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG – Menteri Hukum dan HAM Yasonna M Laoly meminta kepada CPNS yang akan menduduki posisi sebagai penjaga tahanan, dan di kantor keimigrasian, agar menjadi mata dan telinga Menkumham. Sebab akan ada banyak tantangan yang akan dihadapi setelah bekerja di Kemenkumham Jabar. Kata dia, banyak godaan akan tercipta seperti peredaran narkoba di dalam Lapas ( Lembaga Pemasyarakatan) oleh oknum sipil.
“Kamu orang-orang yang terpilih berdasarkan seleksi dari satu juta orang lebih. Saya berpesan jadilah mata dan telinga saya. Sebab banyak tantangan yang akan dihadapi di depan sana,” katanya di SOR Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, Rabu, 21 Februari 2018.
Dia menambahkan, menjadi seorang PNS harus punya kedisiplinan. Hal itu penting menurut Yasonna, oleh karena itu akan percuma jika punya komitmen tapi tidak punya kedisiplinan.
Yasonna menaruh harapan besar kepada 17.526 CPNS yang telah lolos seleksi di Kementenkum HAM seluruh Indonesia. Mereka diharapkan menjadi seorang pembaharu di Kemenkumham. Sebab kehadiran CPNS yang yang ada saat ini berjumlah 1/3 dari pegawai di Kemenkumham.
“Jadilah pembaharu karena jumlah mu lebih dari 1/3 di Kementerian. Bahkan seorang pembaharu bisa memperbaharui orang di sekitarnya. Kalian harus menjadi energi baru. InsyaAllah akan menjadi Kemenkumham yang lebih baik dikemudian hari,” katanya.
Untuk di Kemenkumham Jawa Barat sendiri sebanyak 12.414 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah lolos seleksi. Mereka akan ditempatkan di Lapas sebagai menjaga tahanan dan di kantor keimigrasian.











