BUANAJABAR.COM, CIMAHI – Tiga Calon pasangan Wali Kota dan Wakil Walikota pada Pilkada Kota Cimahi 2017 mendatang siap bersaing. Masyarakat saat ini masih bingung siapa diantara mereka yang akan memimpin Kota Cimahi lebih baik lagi kedepannya.
Ketua DPC Partai Hanura, Suhadi menyatakan, bahwa melihat masyarakat Cimahi sepertinya merasa jenuh dengan pemimpin yang itu-itu saja dan tidak ada perubahan. Tentunya dengan Pilkada sekarang momen yang tepat bagi masyarakat memilih pemimpin yang baru, bijak dan pro terhadap rakyat.
Pasangan Ir. H Ajay M Priyatna, MM dan Letkol ( Purn) Ngatiyana yang disusung oleh PDIP, PAN, PPP, PKB dan Hanura ini bisa diperhitungkan dalam sepak terjangnya untuk menjadi pemimpin yang adil.
“Hanura sebagai partai seksi bisa membeli hati masyarakat Kota Cimahi, untuk mendorong pasangannya menjadi Walikota,” kata Suhadi, Minggu 6 November 2016.

Selain itu, lanjut Suhadi, pasangan yang pihaknya usung sudah sangat mumpuni dan mempunyai jam terbang cukup luas
” Apalagi Pak Ajay sebagai ahlinya dibidang usaha dapat memajukan perekonomian di Cimahi. Melihat pasangan calon incumbent yang sudah 16 tahun tersebut sudah bosan rasanya butuh figur calon pemimpin yang baru membawa perubahan, ” tambahnya
Melawan pesaing dari calon petahana ini memang tidak mudah, sambung Suhadi, butuh kekompakan antara Cawalkot dan partai yang militan agar dapat meraih suara terbanyak.
” Dan kami mempunyai strategi khusus melakukan konsolidasi kebawah agar mereka dapat bekerja maksimal tanpa ada pamrih, ” Ungkap dia.
Suhadi berkeinginan, bahwa di Pilkada ini tidak ada kecurangan.
” Kita bermain bersih dan jangan sampai ada politik uang dibalik meraih suara untuk jadi pemimpin, ” kata dia










