Komisi III Tinjau Realisasi kegiatan CSR Conoco Phillips

14.922 dilihat

MUSI BANYUASIN, buanaindonesia.com–  Menindak lanjuti hasil pertemuan pihak Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dengan ConocoPhilips yang difasilitasi oleh Komisi III DPRD Muba terkait Realisasi  dana Corporate Sosial Responsibility (CSR)  Conoco Phillips di wilayah kabupaten Musi Banyuasin pada tanggal (21/2) lalu.

Akhirnya  kemarin, (6/3) Komisi III didampingi ConocoPhilips sepakat menijau  lokasi  penyaluran kegiatan CSR ConocoPhillips di desa Mancang Sakti kecamatan Sanga Desa dan desa Lubuk Bintialo kecamatan Batang Hari Leko Kabupaten Musi Banyuasin.

Advertisement

Dalam kegiatan kunjungan kerja ini, Jhon Kenedy ketua Komisi III beserta anggota DPRD Muba Mauli Hafiz, Heri Kusumayadi, pihak Pemkab Muba yang dihadiri oleh Kabid Dinas Pertambangan Irfan ST, Kabid Pembangunan PU Bina Marga Bram, Bapeda Agus, BLHP Buja, Kehutanan Yuda, serta Coorporate Media Comunication Jacob Kastanja, Field External Relations Deputy Manager Ary Dwi Permana selaku , Field Goverment Relation Deputy Manager Eka Prihartono .

Menurut Ketua Komisi III Jhon Kenedy SIP melalui Mauli hafiz SH, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melihat langsung kegiatan yang telah dilakukan perusahan Conoco phillips di daerah operasi tersebut. Bagaimana dana CSR dikelolah, tranparansi, akuntabilitas, metode penyaluran, penerima manfaat dan dampaknya terhadap masyarakat sekitar perusahan secara khusus dan masyarakat lain pada umumnya. Pertanyaan mendasar adalah untuk siapakah dana CSR? apakah selama ini dana yang diberikan perusahan berdampak terhadap masyarakat sekitar? Apakah masyarakt terbantu dengan adanya perusahan.

Ternyata setelah dilihat kelapangan, bahwa perusahan conoco phillips telah melakukan kegiatan seperti pembangunan Gedung  SD mancang Sakti, Masjid, Aula pertemuan Masyarakat, Perbengkelan, dan pendirian Koperasi. Namun dalam pelaksananaan kurangnya kordinasi, sehingga tidak ada laporan. ”Diharapkan perusahan conoco phillips di bawah SKK (Satuan Kerja Khusus) Migas setidaknya memberikan laporan kegiatan CSRnya pada pemkab muba agar apa yang telah terpogram oleh pemkab Muba  tidak  terjadi tumpang tindih,” ujarnya.

“Ia juga menambahkan, kegiatan CSR ini bisa menjadi contoh bagi perusahan lain di bawah SKK Migas, serta  Pertambangan, Perusahan perkebunan dan HTI ikut serta berperan dalam memberikan kontribusi CSR nya pada masyarakat khususnya di daerah wilayah operasinya.”ucapnya.

Darwin selaku SKK migas, mengatakan komisi III DPRD Muba meminta  agar perusahan dibawah  naungan SKK migas dapat berkordinasi  terutama terkait dengan CSR , namun kita masih menunggu panggilan terlebih dahulu. “ karena yang di bawah naungan SKK migas jumlahnya 14 perusahan, jadi kita masih menunggu panggilan dahulu masing-masing Perusahan oleh pihak komisi III , DPRD Muba,” ujar Darwensi.

bahwa   perusahan yang ada dibawah SKK migas  berjumlah 14, Perusahan Conoco phillips, Medco Rimau, Pertamina Pendopo, Star Energy, Ubep Ramba, PT Odira Energy, JOB Jambi Merang, PT.Seraya Merangin II, Pertamina EP, Medco CBM Sekayu dan Tateli NV.

SKK migas mendukung program CSR lebih efektif untuk kemajuan masyarakat di wilayah operasi perusahan tersebut, sudah rutin dijalankan serta dilaksanakan. Sehingga bisa tersalurkan terealisasi 100% , kedepan setiap kegiatan CSR dibawah SKK Migas akan berkordinasi denang pemerintah kabupaten melalui Bapeda sebagai pembuat rancangan Program pembangunan Pemkab Muba, nantinya jangan sampai apa yang telah diprogramkan Bapeda akan terjadi tumpang tindih, dengan kegiatan CSR dibawah SKK migas,” pungkasnya. (bi/c)

Advertisement