Dari Sumur Migas ke Kehidupan Warga: Efek Berganda yang Menggerakkan Sumatera Selatan

765 dibaca

Pagi itu, aktivitas masyarakat di Desa Lais Utara, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, berjalan seperti biasa. Sebagian warga berangkat ke kebun, sebagian lainnya membuka usaha kecil di pinggir jalan.

Di kejauhan, fasilitas industri migas berdiri sebagai bagian dari denyut ekonomi yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

Advertisement

Bagi sebagian orang, industri hulu minyak dan gas bumi (migas) mungkin hanya identik dengan sumur produksi, pipa, dan fasilitas pengolahan energi. Namun bagi masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasi, industri migas memiliki cerita yang lebih luas.

Kehadirannya tidak hanya menghasilkan energi untuk negeri, tetapi juga menghadirkan berbagai manfaat yang menyentuh kehidupan sehari-hari.

Di Sumatera Selatan, efek berganda atau multiplier effect sektor hulu migas dapat dirasakan melalui berbagai aspek, mulai dari terbukanya lapangan pekerjaan, tumbuhnya usaha masyarakat, hingga pembangunan fasilitas sosial dan peningkatan kualitas hidup warga.

Salah satu contohnya hadir melalui aktivitas PT Medco E&P Rimau di wilayah Musi Banyuasin dan PT Sele Raya Belida yang menjalankan operasi migas di Belida Muara Enim Sumatera Selatan.

Keberadaan perusahaan-perusahaan tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan pembangunan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Perlu diketahui bahwa Aktivitas industri migas membutuhkan dukungan berbagai sektor, mulai dari jasa transportasi, katering, penyediaan kebutuhan operasional, hingga tenaga kerja pendukung.  Rantai kebutuhan tersebut menciptakan peluang ekonomi yang tidak sedikit bagi masyarakat sekitar. Usaha kecil tumbuh, perputaran uang meningkat, dan kesempatan kerja terbuka lebih luas.

Di sisi lain, perusahaan juga berupaya memberikan ruang bagi masyarakat lokal untuk terlibat dalam kegiatan operasional. Termasuk, di PT Sele Raya Belida, misalnya, menjadikan tenaga kerja lokal sebagai salah satu prioritas dalam pemenuhan kebutuhan tenaga kerja.

Kebijakan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat sekitar untuk memperoleh pekerjaan sekaligus meningkatkan taraf ekonomi keluarga mereka.

Bagi warga di sekitar wilayah operasi, keberadaan industri migas bukan hanya tentang produksi energi, tetapi juga tentang peluang untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Manfaat tersebut semakin terasa melalui berbagai program sosial yang dijalankan perusahaan melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

PR Supervisor PT Sele Raya Belida, Valentina, dalam acara Field Trip Fjm Sumsel  bersama SKK Migas di lokasi Sumur Cantik Muara Enim  senin (08/06/26) mengatakan, bahwa sepanjang tahun 2025 perusahaan telah melaksanakan berbagai program yang mencakup sektor kesehatan, pendidikan, lingkungan, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga bantuan tanggap darurat kebencanaan.

“Melalui program PPM, kami berupaya menghadirkan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Program-program yang dijalankan disesuaikan dengan kebutuhan warga serta mendukung pembangunan daerah di sekitar wilayah operasi,” ujar Valentina.

Menurutnya, seluruh program disusun melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, dan berbagai pemangku kepentingan agar pelaksanaannya tepat sasaran serta memberikan dampak positif dalam jangka panjang.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.  Dicontohkan Valentina, Pada sektor kesehatan, PT Sele Raya Belida melaksanakan program sunatan massal, bantuan alat kesehatan, pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan lansia, serta dukungan terhadap peningkatan layanan kesehatan masyarakat.

 “Perhatian terhadap dunia pendidikan juga menjadi bagian penting dari kontribusi perusahaan. PT Sele Raya Belida yaitu melakukan rehabilitasi gedung sekolah dasar di wilayah Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, serta membantu perbaikan fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Banyuasin”. Tandanya.

Di bidang lingkungan dan pembangunan fasilitas umum, sambung Valentina, PT Sele Raya Belida telah menjalankan program penanaman mangrove sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan.  ‘

“Perusahaan juga memberikan bantuan penanganan bencana alam serta membangun dan memperbaiki sarana umum seperti saluran air dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) yang dimanfaatkan masyarakat sehari-hari.” Tukasnya.

Sama halnya dengan PT Seleraya, PT Medco E&P Rimau juga aktif melaksanakan kegiatan sosial kesehatan di wilayah operasionalnya, termasuk penyelenggaraan khitanan massal yang melibatkan masyarakat sekitar.

PT Medco juga turut mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai program sosial dan edukasi yang melibatkan pelajar di wilayah operasional.Termasuk Di bidang lingkungan dan pembangunan fasilitas umum.

Berbagai program tersebut mungkin terlihat sebagai bantuan sosial. Namun jika dilihat lebih jauh, program-program itu merupakan bagian dari efek berganda industri hulu migas yang dampaknya terus mengalir ke berbagai sektor kehidupan.

Kehadiran industri tidak hanya menciptakan nilai ekonomi melalui produksi energi, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, kesehatan masyarakat, serta pembangunan infrastruktur sosial.

Melalui kegiatan Media Field Trip 2026 yang mempertemukan SKK Migas, kontraktor kontrak kerja sama (KKKS), dan insan media, publik dapat melihat secara langsung bagaimana industri hulu migas bekerja dan memberikan kontribusi bagi daerah.

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman bahwa sektor migas tidak hanya berperan menjaga ketahanan energi nasional, tetapi juga ikut mendorong pembangunan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Di balik setiap tetes minyak dan setiap aliran gas yang diproduksi, terdapat kisah tentang masyarakat yang tumbuh bersama industri. Ada sekolah yang menjadi lebih layak, layanan kesehatan yang semakin baik, peluang kerja yang terbuka, serta fasilitas umum yang memberikan manfaat bagi warga.

Inilah wajah lain industri hulu migas di Sumatera Selatan, sebuah sektor strategis yang tidak hanya menghasilkan energi untuk negeri, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang hidup di sekitarnya.

Bagaimana Menurut Anda?