Jalan Rusak Parah di Desa Pinang Banjar Muba, Warga Terisolasi Saat Air Pasang dan Surut

2.941 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID MUBA— Kondisi infrastruktur jalan di RT 01 Dusun 1 Desa Pinang Banjar, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin terus menuai keluhan warga. Jalan utama yang menjadi akses vital masyarakat tersebut dilaporkan rusak parah dan sangat bergantung pada pasang surut air sungai, sehingga kerap tidak dapat dilalui.

Salah seorang warga, Rudiyanto, mengatakan jalan tersebut sering terendam saat air pasang. Sementara ketika air surut, kondisi jalan justru berubah menjadi kubangan lumpur dengan banyak lubang yang membahayakan pengguna jalan.

Advertisement

“Kalau pasang tenggelam, kalau surut seperti kubangan babi,” ungkap Rudi menggambarkan kondisi jalan yang setiap hari mereka lalui.

Kerusakan jalan ini berdampak serius terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas warga. Saat debit air sungai meningkat, akses jalan menuju permukiman nyaris terputus total, menghambat distribusi hasil kebun, aktivitas bekerja, hingga keperluan pendidikan dan kesehatan.

Rudi berharap pemerintah daerah segera turun tangan memberikan perhatian serius. Menurutnya, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung warga menuju pusat desa dan wilayah sekitarnya.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya, Anas. Ia menambahkan, selain mengganggu perekonomian, kondisi ini juga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan warga, terutama anak-anak.

“Yang paling ditakutkan masyarakat itu kalau air pasang naik dan meluap, bisa ada buaya masuk ke pemukiman. Anak-anak sering bermain di sekitar jalan yang tergenang,” ujarnya.

Hingga kini, warga Desa Pinang Banjar masih menanti langkah nyata dari instansi terkait untuk melakukan perbaikan permanen. Mereka berharap pembangunan infrastruktur jalan segera direalisasikan agar akses tidak lagi terhambat, baik saat musim hujan maupun ketika pasang besar melanda.

Bagaimana Menurut Anda?