Pemuda Sekayu Tenggelam di Sungai Musi, Korban Ditemukan 4 Km dari Lokasi Awal oleh Tim Gabungan

2.091 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID MUSI BANYUASIN – Seorang pemuda di Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di Sungai Musi, Sabtu (7/3/2026). Korban bernama Muhamad Ariyadi berhasil ditemukan tim gabungan sekitar empat kilometer dari lokasi awal diduga tenggelam.

Proses pencarian dilakukan oleh tim gabungan Basarnas Palembang, BPBD Musi Banyuasin, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

Advertisement

Kepala Pelaksana BPBD Muba, Marko Susanto SSTP MSi, menjelaskan operasi pencarian dimulai sekitar pukul 08.07 WIB setelah adanya laporan sepeda motor yang terparkir di tepi Sungai Musi sejak Jumat (6/3/2026) subuh.

“Informasi awal kami terima dari Kepala Desa Lumpatan yang melaporkan adanya sepeda motor terparkir di pinggir Sungai Musi sejak subuh. Setelah ditelusuri, kendaraan tersebut milik warga bernama Muslim yang ternyata dipakai oleh anaknya, Muhamad Ariyadi,” ujar Marko.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, Ariyadi diduga tenggelam di Sungai Musi tidak jauh dari lokasi ditemukannya sepeda motor tersebut. Dugaan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan operasi pencarian oleh tim gabungan.

Dalam proses pencarian, tim melakukan penyisiran sungai hingga radius sekitar lima kilometer dari titik terakhir korban diduga tenggelam. Pencarian dilakukan menggunakan berbagai peralatan, di antaranya perahu polietilena, pelampung, mesin perahu, jetski BPBD, serta kendaraan operasional Basarnas.

“Tim gabungan melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Musi dari titik awal kejadian,” jelasnya.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 09.30 WIB, korban berhasil ditemukan oleh tim gabungan dengan jarak kurang lebih empat kilometer dari lokasi awal.

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dari perairan Sungai Musi dan jenazahnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.

“Begitu korban ditemukan, tim langsung melakukan evakuasi dan menyerahkan jenazah kepada keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi kami tutup,” tegas Marko.

Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin HM Toha Tohet SH melalui Pj Sekda Muba Drs Syafaruddin MSi menyampaikan apresiasi atas kerja cepat seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban.

Menurutnya, sinergi lintas instansi dan dukungan masyarakat menjadi faktor penting sehingga korban dapat ditemukan dalam waktu relatif singkat.

“Kami mengapresiasi respons cepat BPBD, Basarnas, TNI, Polri serta seluruh unsur yang terlibat, termasuk masyarakat yang turut membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar Sungai Musi untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan faktor keselamatan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat berada di tepian sungai maupun saat beraktivitas di perairan, karena arus Sungai Musi cukup kuat dan berpotensi membahayakan,” pungkasnya.

Bagaimana Menurut Anda?