“Provinsi Sumsel memang dari tahun 1937 terus menerima transmigrasi dari daerah pulau jawa sampai saat ini. Bahkan transmigrasi itu kita tempatkan ke tempat baik di setiap Kabupaten di Provinsi Sumsel,” ujar Ishak Mekki saat memimpin rapat tadi.
Para transmigrasi yang didatangkan dari pulau jawa ke Provinsi Sumsel sudah banyak sekali memberikan kontribusi. “Memang transmigrasi banyak memberikan kontribusi, apalagi terhadap pembangunan di Sumsel khusunya di sektor pertanian,” ujar mantan Bupati OKI dua periode itu.
Lanjutnya, daerah-daerah transmigrasi seperti Kabupaten OKI dan MUBA boleh dikatakan sangat maju dan makmur karena ketekunan mereka dalam mengelola lahan yang sudah diberikan sehingga kehidupan mereka meningkat dan sejahtera.
Disamping itu juga, Pemprov Sumsel juga sering membantu, memperhatikan petani serta malakukan monitor kedaerah-daerah para transmigrasi tersebut. “Kita juga sudah mencanangkan sabagai lumbung pangan yang akan dijadikan sebagai stok nasional di Sumsel. Tentu semua itu tidak terlepas dari kerja keras para petani dan transmigrasi,”ungkap orang nomor dua di Sumsel.
Sementar itu, Wakil Gubernur D.I Yogyakarta, KGPAA Pakualam X mengucapkan terimakasih karena kebanyakan warganya sebagai transmigrasi di Sumsel diberikan fasiltas yang baik.
“Kami mengucapkan banyak terimakasih karena warga kami yang kebetulan mengikuti program transmigrasi dalam keadaan sehat, terfasiltasi dan ditempatkan ditempat yang baik,”ujarnya.
Sebelumnya, rombongan Pemprov D.I Yogyakarta melakukan kunjungan ke Kabupaten Lahat di dareah Kaban Agung, Kamis (2/3). “Kami disana juga disambut baik oleh Pemkab Lahat. Kemudian kami berdiskusi dan berdialog dengan warga kami,”ujarnya. Tidak hanya itu, lanjut Pakualam,”Kami juga membawakan oleh-oleh dari daerah kami seperti bibit cabe, bibit padi serta bibit sayur-sayuran yang unggul,”tutupnya.









