Dito Aritedjo Dukung Ketua AMPI Sumsel Maju Calon Ketua DPD Partai Golkar

21.352 dilihat
Foto saat Pelantikan DPD AMPI Sumsel. Senin 24 Februari 2020

BUANAINDONESIA, SUMSEL- Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Pusat Dito Ariotedjo melantik  pengurus AMPI Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2019-2024 di Aula Lantai III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel. Senin 24 Februari 2020.

Dikatakan., AMPI merupakan Ormas Partai Golkar, wadah untuk menyiapkan kader-kader untuk posisi yang strategis dan juga AMPI untuk pendidikan politik bagi anak muda zaman sekarang ini.

Advertisement

Selain itu, AMPI menjadi inspirasi bagi pemuda dan harus menjawab tantangan baik datang dari lingkungan sendiri sampai menyelesaikan persoalan besar bangsa.

“Persoalan bangsa sudah bergeser menjadi problem anak muda, jadi anak muda harus mampu mengatasi dan menjawab tantangan itu sendiri,”kata Dito, Alumni Universitas Indonesia.

Orang nomor satu di AMPI Indonesia ini berpesan kepada AMPI  Sumsel.  “Pelantikan  ini jangan mewah-mewah yang  penting program  AMPI bisa berjalan dan mampu membantu anak muda,‘ujarnya’

Ketua AMPI Pusat Dito Ariotedjo (kiri) didampingi Ketua AMPI Sumsel, Andie Dinialdie (kanan). Senin 24 Februari 2020 di DPRD Sumsel.

Ditegaskan, AMPI di Sumsel, harus mampu memberikan solusi bagi persoalan anak muda,  baik politik, ekonomi mapun sosial

Selain itu, ketika ditanya Ketua AMPI Sumsel akan ikut pertarungan di MUSDA Partai Golkar menyambut positif

“Saya pribadi menyambut posisitp, ini sebagai pendidikan politik bagi anak muda,”ujarnya.

Sementara itu,  Ketua AMPI Sumsel Andie Dinialdie saat ditanya wartawan kemungkinannya maju dalam bursa pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Sumsel menghindar dari pertanyaan wartawan. ‘

“Kalau masalah MUSDA nanti saja,’’ ujar Andie sambil menghindari pertanyaan wartawan ketika ditanya soal  pencalonan dirinya maju jadi calon Ketua DPD   di MUSDA  akhir Februari mendatang. Senen 24 Februari 2020.

Sebelumnya ditempat yang berbeda, dijelasnkan syarat untuk maju sebagai bakal calon ketua, minimal  punya dukungan 30 persen jumlah suara yang ada (23 suara), pernah jadi pengurus setingkat, ataupun pengurus sayap partai,

“Kalau ada dukungan cukup kita maju, semua mempunyai hak yang sama untuk membesarkan partai,”pungkasnya.

Advertisement