Jika Terpilih Sebagai Bupati, Holil Akan Membuat Tim Ini

24.052 dibaca

BUANAINDONESIA, GARUT – Kandidat calon bupati Garut yang juga peserta konvensi partai Demokrat Garut, Holil Aksan Umarzen berencana akan membentuk tim ahli yang nantinya akan berada di setiap kecamatan. Tim ini berfungsi sebagai penyambung kepentingan masyarakat yang langsung bisa berhubungan dengan dirinya jika Holil terpilih menjadi bupati Garut.

Holil mengatakan dirinya sangat optimis mampu merubah Garut dengan kemajuan yang lebih cepat.

Advertisement

” Karena saya akan dibantu oleh 42 tim Bupati di tiap desa di seluruh wilayah Kab Garut. Mereka adalah yang saya tunjuk sebagai penyambung kepentingan masyarakat dan daerahnya tiap desa yg diberikan keleluasan utk menyampaikan secara Langsung kepada saya selaku Bupati Garut. Mereka akan diberikan tugas – tugas khusus sebagai Relawan Pelopor Kemajuan Daerah dengan suka rela, ” kata dia

Lebih lanjut Holil mengatakan tim tersebut dibekali dengan kriteria dan syarat syarat yg harus dipenuhi

” Sehingga saya dengan cepat merespon dan bisa cepat tau apa keluhan masyarakat dan apa yg dibutuhkan oleh masyarakat. Setelah memenuhi syarat meraka wajib menandatangani Fakta intregritas dan membacakan sumpah kesetiaan kepada Bupati. Mereka akan dikenal ditengah masyarakatnya sebagai Orang Bupati, penyambung Aspirasi Rakyat, ” ucapnya.

Holil juga tidak mau terkendala aturan birokrasi dalam mendengar dan merespon langsung apa yg menjadi keluhan, kebutuhan, atau kejadian kejadian apapun yg sangat membutuhkan perhatian Bupati langsung.

” Pastinya mereka tidak punya kewenangan apapun sebagai pelaksana kebijakan atau sebagai eksekutor program. Mereka hanya membantu saya dalam memberikan pelayanan lebih cepat kepada masyarakat. Kenapa? Karena luas wilayah Garut yang sangat luas, jadi saya tidak mau jadi Bupati penunggu pendopo, tapi saya harus jadi Bupati yg bisa jemput bola, ” Tegasnya

Jika kelak dirinya menjadi Bupati, dia pastikan tak akan terjebak oleh orang – orang disekitarnya yang hanya ingin menjerumuskannya.

” Saya tidak mau terjebak oleh pembisik Bupati yang ‘ asal bapak senang ‘. Saya mau langsung mendengar dan memonitor suka duka masyarakat. Dengan bantuan orang orang yg saya percaya di Masyarakat, diharapkan jadi solusi untuk membedah kebuntuan komunikasi antara rakyat dan pemimpinnya dengan mengingat wilayah kewenangan Garut yg sangat luas. Ini sebagai kekuatan Pengimbang kerja Birokrasi dan jajaran Pemerintah di tingkat bawah untuk tujuan pelayanan lebih cepat. Daripada saya angkat staf ahli banyak banyak sebagai pembisik, mendingan saya angkat orang-orang terpercaya yg punya tekad kuat untuk kebaikan rakyat di wilayah sampai tingkat bawah, ” ucapnya

Holil membandingkan Garut dengan DKI Jakarta yang memiliki dewan kota

” Toh di DKI saja ada namanya Dewan Kota yang tujuan dan fungsinya bisa sama dengan apa yg saya maksud. Maka bisa saja untuk di Garut dibentuk Dewan Desa untuk membantu kerja Bupati di ñdesanya masing-masing. Di garut ada staf ahli, di kecamatan ada staf monitoring kecamatan, dewan kecamatan yang berhubungan langsung dengan bupati tanpa melalui birokrasi, ” jelasnya