
BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Dua pasangan suami istri warga Kampung Paledang RT 02 RW 13 kelurahan kecamatan Karangpawitan berinisial HR dan IS telah dikembalikan ke rumahnya setelah dimintai keterangannya oleh Densus 88 yang dibantu polres Garut.
Kepala Satuan Reserse Kriminal ( Kasat Reskrim) Polres Garut AKP Haerullah pada Buana Indonesia mengatakan, kedua pasutri tersebut dibawa ke Polres untuk dimintai keterangannya terkait hubungannya dengan pelaku bom bunuh diri yang terjadi di Kampung Melayu Jakarta,
” Namun setelah mendapat keterangan dari kedua pasangan tersebut Densus 88 mengembalikan ke rumahnya. Jadi mereka kini sudah dipulangkan kembali ke rumahnya,” Kata Haerullah jumat, 26 mei 2017 kemarin
Sementara itu, dilansir Antara Kepolisian menyampaikan, tidak ada pengamanan khusus di lokasi rumah pasutri itu
“Tidak ada pengamanan, hanya kemarin (Jumat) aja,” kata Kepala Kepolisian Sektor Karangpawitan Kompol Oon Suhendar
Sebelumnya dikabarkan Tim Densus 88 sendiri menggeledah rumah warga pasangan suami istri berinisial HR (33) dan IS (27) di Kampung Paledang, Kelurahan Suci Kaler, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jumat, 26 mei 2017.
Densus sempat membawa pasangan suami istri tersebut ke Markas Polres Garut. Densus juga mengamankan bungkusan kantong plastik dari dalam rumah itu.
Seorang terduga pelaku ledakan bom Ahmad Sukri dilaporkan pernah tinggal selama tiga bulan di rumah adiknya IS (27) di Kampung Paledang, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.












