Bayi Lahir Tanpa Anus Terselamatakan, Tim Medis Dan Relawan Disambut Rasa Haru

11.237 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – kebahagian terlihat dari keluarga bapak topik asal Kampung Cicadas Desa Teluk Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Banten, saat kepulangan setelah berjuang mendampingi sang buah hati di Rumah Sakit.

Dimana Anaknya yang baru lahir ke dunia memiliki kelainan yaitu atresia ani (tanpa anus) yang sempat heboh didunia maya (Medsos) kelahiran awalnya bayi tersebut lahir kembar tanpa anus, orang tua Bayi berjuang untuk menyelamatkan anaknya padahal tak memiliki kartu BPJS, keluarga Topik tergolong keluarga tidak mampu, ironsinya lagi keterbatasan team medis sepesialis bedah anak di Kabupaten Pandeglang. Kerja keras Cahrity Banten dan Pemerintah Pandeglang Deinas terkait, satu orang Bayi kembar terselamatakan. Malang menimpa bayi yang satunya saat perjalanan menuju Rumah sakit meninggal

Advertisement

Ketua Charity banten Diky Nurmansah, dengan sigap segera membawa pasien tersebut ke Rumah sakit swasta BENGGALA Serang serta kordinasi dan minta bantuan untuk pembayaran pasien tak mampu kepada yayasan SEDEKAH TERBUKA yang sudah bermitra dengan Charity Banten. Kamis 4 Juni 2020.

” Kami bersama-sama Dinas terkait Pemkab Pandeglang dan Sedekah Terbuka menyelamatkan Bayi kembar yang satunya lagi, kamintidak mau kehilangan bayi yang satu ini, alhamdulilah berkat perjuangan bersama bayi tersebut selamat dan bisa pulang kepangkuan kedua orang tuanya, saya dari Charity Banten ucapakan terimakasih kepada semua yang sudah bersama-sama menyelamatakan Bayi tersebut,” paparnya.

Sementara topik bapa dari Bayi tanpa anus tersebut mengucapkan banyak terima kasih kepada semua yang sudah berjuang membantu pengobatan anaknya seperti relawan charity Banten, Dinas Kesehatan, Dinas sosial serta Ibu Bupati Kabupaten Pandeglang, yang sudaj perhatian pada pigaknya, hususnya kepada pihak Sedekah Terbuka yang sudah membiahai oprasi anaknya, ucapapan terimakasih tak terhingga.

” Saya sangat terharu dan rasa sukur kepada Allah yang sudah menyelamatakan anak kami, atas bantuan semua pihak anak kami selamat satu orang, tanpak bantuan dari pihak terkait yang membantu kami, mana mungkin kami bisa membiayai oprasi dan pengobatan anak kami yang segitu mahalannya, jangankan untuk oprasi, untuk makan sehari-hari aja kami sangat kesusahaan, sekali lagi terima kasih keoada Pa Diky dan yang lainnya,” tuturnya dengan nada terharu