BANDUNG, BuanaJabar.com – Industri yang ramah lingkungan jadi perhatian Kamar Dagang dan Indusri (Kadin) Jawa Barat. Dunia industri di Jawa Barat diharapkan bisa sejalan dengan kelestarian lingkungan. Pengelolaan langsung limbah yang benar, sudah harus dijadikan prioritas oleh setiap usaha yang didalam industrinya menghasilkan limbah.
Ketua umum Kadin Jawa Barat Agung Suryamal mengatakan, sedikitnya ada sekitar dua ratus pengusaha yang berkaitan dengan industri dan tergabung didalam Kadin Jawa Barat. Kadin sebagai mitra pemerintah paham betul saat ini pemerintah sering mengeluhkan terkait pencemaran lingkungan.
“Bayangkan jika ada satu saja perusahaan ditutup hanya karena masalah lingkungan, Kahatex misalnya ada berapa ribu karyawannya yang terpaksa harus menganggur. Masalah hukum mereka (Kahatex) saat ini masih berjalan, saya dengar mereka kalah dipengadilan, ini gara-gara limbah. Jadi, masalah lingkungan jangan dianggap enteng,” kata Agung.
Lebih lanjut Agung mengatakan dirinya sangat concern terhadap masalah lingkungan. Ini sebagai tugas fungsi dirinya sebagai ketua umum Kadin Jawa Barat.
“Saya sebagai ketua Kadin harus tanggap, ini harus ada solusi. Saya juga hargai usaha rekan-rekan LSM terkait limbah ini. Karena mereka sosial kontrol. Saya coba kontak Network saya didalam dan luar negeri terkait pengelolaan limbah. Ada yang terlalu mahal, ada yang terlalu tinggi teknologinya, ada yang murah dan macam-macam. Tentunya ini menjadi tugas dan fungsi saya sebagai ketua Kadin Jabar. Saya sangat concern dan sangat berharap industri-industri di Jawa Barat khususnya, bisa ramah lingkungan, sesuai Undang-undang dan Perda.” tambah Agung.











