Ahmad Syaikhu Diduga Melanggar Kampanye

25.534 dibaca
Salah satu pelajaran sedang membagikan selebaran calon Gubernur dan wakil Gubernur kepada warga. Selasa, 27 Maret 2018. (BUANA INDONESIA NETWORK/ Dede Gumilar ).

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANJAR- Kampanye Calon Wakil Gubernur Ahmad Syaikhu di Kota Banjar, kembali diwarnai dugaan pelanggaran. Belasan pelajar sengaja membagikan selebaran berisi foto pasangan Cagub dan Cawagub nomor urut tiga, Rabu, 28 Maret 2018.

Advertisement

Ahmad Syaikhu blusukan di pasar tradisional Banjar untuk menyerap aspirasi warga. Cawagub dari PKS ini sempat memborong bakso, kupat tahu serta es buah untuk dibagikan pada warga pasar.

“Alhamduliah bisa menaiki kereta api Pasundan, walau ekonomi, nyaman ada fasikitas ac dan kebagian tempat duduk, bisa komunikasi dengan penumpang, mengurangi beban jalan tidak macet,” terang Syaikhu.

Sementara itu, proses kampanye Ahmad Syaikhu di Kota Banjar kembali diwarnai dugaan pelanggaran. Belasan pelajar setingkat SMA sengaja membagi-bagikan selebaran foto pasangan Cagub dan Cawagub nomor urut tiga ini.

Tak hanya menyasar pedagang di pinggir jalan, mereka juga membagikan selebaran ini kepada sesama pelajar SMA. Bahkan, mereka turut dalam kampanye cawagub Ahmad Syaikhu dengan menumpangi kendaraan bak terbuka.

Salah satu Petugas Pemantau Lapangan (PPL) Kelurahan Hegarsari, Asep Radiana, membenarkan adanya temuan dikampanye Ahmad Syaikhu, sebagian anak-anak memberikan selebaran Calon Cagub dan Cawagub nomor urut tiga. Para pelajar berasal dari MA Al Kausar.

“Anak sekolah dibawah umur tidak boleh ikut kampanye,” ucap Asep Radiana.

Salah satu pelajaran, Reza, mengakui meski seragam yang digunakan putih hitam. Pelajar ini mengakui masih duduk dibangku kelas sepuluh. Mereka berjumlah lebih dari sebelas orang yang disebar ke sejumlah titik untuk menyebar selebaran Cagub nomor urut tiga.

“Saya sama temen-temen ada belasan orang bagiin biplet ini, foto Asyik. Usia saya 16 tahun kelas sepuluh SMA,” terang Reza.

Sementara itu, Dian Ratih, Pedagang kupat tahu menuturkan, yang membagikannya anak-anak sekolah masih SMA, mereka membagikan selebaran calon Gubernur Jabar nomor tiga, seharusnya mereka belajar bukan ikut kampanye.

Editor : NA