Bandung – Garut Sempat Mengular, Ini Penjelasan Kasatlantas Garut

13.211 dibaca
Truk fuso yang mengalami kecelakaan Sabtu dini hari sebelum di Evakuasi Satlantas Polres Garut

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Evakuasi truk fuso pengangkut semen di kampung Kiaradodot desa Gandamekar kecamatan Kadungora Garut terus dilakukan Satuan Lalu Lintas Polres Garut di bantu anggota Satlantas Polsek Kadungora, Sabtu 26 Januari 2019.

Advertisement

Dari pantauan Buanaindonesia di lokasi kejadian Pukul 10.30, akibat evakuasi itu sempat terjadi kemacetan dan antrian kendaraan dari arah Bandung dan sebaliknya, dari pantauan kendaraan dari Bandung sempat mengular mulai dari Kiaradodot hingga kampung Kaledong perbatasan Bandung – Garut.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut Ajun Komisaris Polisi ( AKP ) Rizky Adi Saputro membenarkan terkait evakuasi kendaraan truk fuso yang semalam terjadi kecelakaan dengan menabrak warung serta kendaraan Roda Dua di Wilayah hukum Polsek Kadungora.

” Ya, kami lakukan evakuasi kendaraan yang sempat mengalami kecelakaan tadi malam, evakuasi sendiri sudah selesai dan kendaraan kita amankan di Polsek Kadungora untuk pemeriksaan lebih lanjut”, kata AKP Rizky Adi Saputro.

Saat ini sambung Rizky Adi Saputro, perjalanan Bandung – Garut dan sebaliknya sudah kembali lancar, dirinya menghimbau kepada semua kendaraan yang akan digunakan bepergian untuk selalu waspada dan mengecek kembali kondisi kendaraan serta surat – surat kelengkapan kendaraannya.

” Saya menghimbau kepada pengguna jalan untuk memeriksa kondisi kendaraan yang akan digunakan agar terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan, serta jangan lupa membawa semua kelengkapan kendaraan yang digunakan”, himbau Kasatlantas Rizky Adi Saputro.

Sebelumnya sempat terjadi kecelakaan tunggal kendaraan Fuso pengangkut semen yang dikendarai Santo Rianto ( 26 ) mengalami rem blong, menabrak sebuah kafe di Kampung Kiaradodot, Desa Gandamekar, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Sabtu dini hari 26 Januari sekitar pukul 00.30, akibatnya warung dan sepeda motor Vario Nopol Z 3900 EJ milik Dindin Sopian (43) warga setempat itu, rusak parah. Bahkan bangunan warung tersebut ambruk dan rata dengan tanah. Sementara sebagian barang dagangan berceceran di lantai, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.