Bantuan Miliaran Rupiah Mengalir Ke Garut, Kadisdik Akui Tidak Tau Menahu

20.839 dibaca

BUANAINDONESIA.COM, JABAR – Bantuan pembangunan unit sekolah baru (USB) SMK Berdikari yang berlokasi di desa Dangdeur Kecamatan Banyuresmi Garut yang diduga bermasalah dalam penerapannya ternyata luput dari pengetahuan kepala Dinas Pendidikan Garut H. Mahmud.

Mahmud mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui adanya bantuan yang bernilai hingga Rp 2,5 Milyar lebih,menurut Mahmud Bantuan itu tidak melalui Dinas Pendidikan Garut melainkan langsung dari Dirjen ke penerima bantuan,

Advertisement

” Jadi sama sekali tidak terpantau oleh saya,”ujarnya.

Mahmud mengakui ,selama ini bantuan bantuan yang ada di Kabupaten Garut terutama ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) baik dari pusat maupun Provinsi tidak pernah mendapat laporan,

” Namun ketika ada nya pengaduan atau permasalahan baru dinas pendidikan Garut yang jadi sasaran, ” kata dia

Dikatakan Mahmud,untuk tahun 2016 saja data penerima bantuan untuk Kabupaten Garut kepada sekolah – sekolah SMK, pihaknya sendiri tidak tahu persis jumlahnya

” Saya tidak tau persis berapa jumlahnya,jadi apabila ada permasalahan dilapangan silahkan konfirmasi langsung ke sekolah bersangkutan tanpa melibatkan Dinas pendidikan karena jawabannya sudah pasti tidak tahu,” pungkas Mahmud.

Tahun 2016 Kabupaten Garut mendapat Bantuan untuk sekolah setingkat SMK sebanyak 78 sekolah yang bersumber dari Kementrian Pendidikan dan Bantuan Provinsi Jawa Barat,dari sejumlah bantuan itu banyak permasalahan yang terjadi mulai dari penerapan yang tidak sesuai hingga tidak selesainya bantuan itu diterapkan. Bahkan sebagian sekolah penerima bantuan hingga saat ini belum menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) ke Dirjen sarana prasarana SMK.