Bupati Garut, Korban Longsor Nyalindung Harus Direlokasi

2.227 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Usai menyerahkan bantuan rumah di kampung Legok Bintuni desa Sukamaju kecamatan Cisewu, Bupati Garut H Rudy Gunawan beserta rombongan langsung bertolak ke lokasi longsor dan pergerakan tanah yang ada di desa Nyalindung kecamatan Cisewu dengan menggunakan kendaraan roda dua karena akses jalan belum bisa dilalui kendaraan berat.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kondisi masyarakat dalam kondisi aman.

Advertisement

Dalam kesempatan itu Bupati Garut menyampaikan keprihatinannya atas kejadian bencana alam yang terjadi di kecamatan Talegong dan Cisewu.

” Saya prihatin melihat kondisi yang terjadi di dua kecamatan ini, kami sengaja datang kesini untuk memastikan kondisi masyarakat sudah aman di pengungsian” kata Bupati Garut, Rabu 13 Januari 2020.

Dikatakan Bupati Rudy, melihat kondisi yang ada saat ini, pihaknya telah menyepakati dengan warga untuk tidak kembali menempati lahan yang ada saat ini, karena sangat berbahaya dan Pemkab Garut tidak mau ambil resiko, oleh karena itu pihaknya meminta untuk secepatnya mencari lahan untuk relokasi warga yang ada di kampung Curug ini.

” Saat ini saya berada di kampung Curug desa Nyalindung kecamatam Cisewu, ada 157 KK yang ada di lokasi yang terancam longsor, jadi tempat ini tidak boleh digunakan lagi oleh warga, saya tidak mau ambil resiko selaku Bupati Garut, tidak mau ada korban jiwa akibat keteledoran kita, jadi ini saya sudah minta dan ada kesepakatan dengan warga, kita akan pindahkan ketempat lain, pemerintah akan membantunya dengan anggaran Rp 25 juta satu rumah” ucap Bupati Rudy.

Sambung Rudy, ini merupakan satu – satunya tindakan yang harus dilakukan oleh Pemkab Garut dalam upaya mitigasi bencana yang bisa memberikan ketentraman kepada warganya.

” Insya Allah pemerintah provinsi dan pemerintah pusat bisa memberikan bantuan terhadap kesulitan warga yang terkena bencana” pungkasnya.

Dalam kunjungannya Bupati beserta rombongan menyerahkan bantuan kepada korban longsor yang bersumber dari Dinas Pertanian dan Korpri kabupaten Garut.