Bupati Garut Menghadiri Deklarasi SBS Dan ODF Desa Leuwigoong

3.910 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Bertempat di aula kantor desa Leuwigoong kecamatan Leuwigoong, Rabu 24 Februari 2021, Bupati Garut H Rudy Gunawan menghadiri acara deklarasi Stop Buang Air Besar ( SBS ) dan Open Defecation Free ( ODP ) untuk lingkungan lebih bersih dan sehat menuju masyarakat kabupaten Garut yang Bertakwa, Maju dan sejahtera.

Dalam sambutannya Bupati Rudy mengatakan, rasa syukur atas anugerah yang diberikan oleh Allah SWT, karena hari ini masih di beri kesehatan meski di masa Pandemi Covid 19 yang kini melanda di indonesia bahkan menjadi pandemi Internasional.

Advertisement

” Kita harus yakin bahwa perlindungan dan keselamatan ini bersumber dari Allah SWT, Pemkab Garut saat ini telah mengeluarkan lebih dari Rp 200 Milyar untuk penanganan Covid 19 diluar dari perlindungan sosial, Rp 200 Milyar ini mampu menekan, karena tidak logis juga, pandemi Covid 19 saat ini telah mengenai lebih dari 7000 orang dari jumlah warga Garut 2,7 juta orang dengan 260 orang meninggal dunia, ini prestasi luar biasa di mana Garut mampu meminimalisir terjadi kontak Covid 19, ini semua berkat kerjasama pemerintah daerah TNI/Polri, termasuk didalamnya Camat, Kepala desa, Satgas tingkat RW dan RT, tentu kita patut bersyukur karena masih mendapat perlindungan Allah SWT” kata Bupati di awal sambutannya.

Dikatakan Bupati, tahun ini Pemkab Garut akan mengeluarkan aturan yang keras, karena rasa keprihatikan tahun lalu kabupaten Garut menerima anugerah kabupaten Garut kategori Ista.

” Sekarang kita tidak bisa mengikuti perlombaan sebagai kabupaten Sehat, karena kabupaten Garut tidak memenuhi syarat untuk mengikuti kegiatan itu karena beberapa kecamatan di kabupaten Garut belum ODF” terang Bupati.

ODF itu dilakukan secara berjengjang sambung Rudy, dimulai dari tingkat desa/ kelurahan, baru kecamatannya melakukan deklarasi setelah semua desa nya ODF.

” Ini adalah 5 kecamatan dari 42 kecamatan , makanya saya datang ke sini untuk memberi suport kepada pak Asep , Leuwigoong menjadikan 5 kecamatan yang telah mendeklarasikan ODF, masih ada 37 lagi kecamatan, saya sudah memperingati pak Sekda Garut karena pernah menjabat Camat, saya sampaikan kalau seandainya ada camat yang sudah diangkat 5 kali selama kepemimpinan saya dan telah camatnya 7 tahun tapi belum ODF akan kita parkirkan saja di Inspektorat atau BKD non job, dan saya tahun ini meminta bagaimana kecamatan sudah ODF sehingga 2022 kita bisa mengikuti lagi program lomba kabupaten Sehat, itu ancaman yang pasti dilakukan untuk mengejar target 2022, kalau Dinkes targetnya 2023, saya lebih keras lagi 2022″ paparnya.

Rudy Berharap, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ( STBM ) ini bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat kabupaten Garut.

” Kita akan punishment, kalau camat tidak bisa meng ODF kan setelah di kasih waktu 12 bulan ini, awas akan saya turunkan menjadi staf biasa, bagi camat yang berprestasi ada peluang menjadi Kepala Dinas karena tahun 2023 ada 16 Kepala Dinas yang akan pensiun, itu bisa menjadi peluang berprestasi, saya berharap juga kepada Kepala Puskesmas untuk mendorong juga kepada masyarakat, kalau tidak nasibnya akan sama” pungkasnya.

Sementara itu Camat Leuwigoong Asep Suhendra menerangkan, bahwa genap enam bulan menjabat camat di kecamatan Leuwigoong diakhir 2020 dari 8 desa masih ada 3 desa yang belum mendeklarasikan stop buang air besar, baru ada 5 desa.

” Pada akhir Desember 2020 kami sepakat bersama kepala desa dan seluruh warga masyarakat, maka dilaksanakanlah deklarasi ODF di dua desa yaitu desa Sindangsari dan Karangsari yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan, hari ini desa Leuwigoong yang menyelenggarakan deklarasi, ini merupakan kado terindah di hari jadi Garut ke 208 tahun 2021″ ungkap Asep Suhendra.

Menurut Asep, kesiapan warga masyarakat desa leuwigoong merubah prilaku yang tadinya tidak begitu sehat dan sekarang SBS serta berprilaku hidup sehat.

” Maka saat ini seluruh desa yang ada di kecamatan Leuwigoong telah sukses dalam mewujudkan program kabupaten Garut untuk berprilaku hidup sehat melalui SBS dan ODF” ucapnya.