Chef De Mission Asian Games 2018 Pantau Persiapan Atlit Asian Games

9.225 dibaca
Para atlit Foto bersama dengan Chef de mission asian games 2018 Komjen.Pol.Drs. Syafruddin,M.Si di stadium Icuk Sugiarto Sukabumi Jawa Barat. (BUANA INDONESIA NETWORK/Diana )

BUANAINDONESIA.CO.ID, SUKABUMI – Chef de Mission (CmD) Asian Games 2018 Komjen Pol. Drs. Syafruddin, M.Si. memantau langsung persiapan para atlit sepak takraw dan gulat  Indonesia jelang asian games 2018 di stadium Icuk Sugiarto Sukabumi.

Advertisement

“Saya hari ini berkunjung ke delapan pelatnas cabang olahraga, dua disini (Sukabumi) dan lima di Ciloto, saya habiskan satu hari di Jawa Barat,” kata pria yang juga menjabat sebagai Wakapolri tersebut, Selasa 20 Maret 2018.

Menurutnya salah salah satu upaya untuk meningkatkan penampilan para atlit di Asian Games 2018 mendatang yakni dengan tray out dan training came diluar dan didalam.

“Ya ini training came salah satu upaya untuk meningkatkan prestasi, dan ini sudah dilakukan. Tinggal terus dilanjutkan sampai nanti pelaksanaanya,” ucapnya.

Dalam hal ini Syafruddin juga  menyebutkan bahwa pasca reformasi asian games Indonesia mengalami kemorosotan, namun  faktor-faktor yang mempengaruhi kemunduran tersebut  sudah dicermati  dengan baik oleh pemerintah.  Seperti misal peningkatan fasilitas latihan, training came, dan lain sebagainya.

“Sekarang faktor-faktor yang mempengaruhi kemunduran sudah diperhatikan oleh pemerintah, administrasi dan operasional sudah selesai, kebutuhan atlit dalam mengikuti pelatihan sudah clear dan itu dipenuhi oleh pemerintah,” ujarnya.

Dalam Asian Games 2018 memdatang, lanjut Syafruddin Pemerintah menargetkan  para atlit bisa masuk kedalam10 besar untuk semua cabang olahraga (Cabor)yang diikuti.

“Pemerintah menargetkan masuk 10 besar, dan kita yakin bisa masuk 10 besar,” ucapnya.

Yang menariknya para atlet yang mendapatkan medali emas juga akan mendapatkan reward langsung dari Kementrian Olahraga (Kemenfora) sebesar Rp 2 milliar.

“Kan sudah jelas, bagi yang berprestasi bakalan dapat hadiah dari Kemenpora Rp2 miliar ditambah rumah. Dan itu untuk seluruh cabang olahraga,” imbuhnya.

Sementara itu, pelatih Asian Games 2018, Buyamin menyebut para atlit akan menjalani karantina latihan selama tiga bulan kedepan. Dirinya menilai performa para atlit Indonesia tersebut sudah memiliki kemampuan hingga 85 persen.

“April sudah mulai fokus latihan, sejauh ini kemampuan semua atlit sudah mencapai 85 persen,” ujarnya.

Menanggapi reward yang akan diberikan oleh Kemenpora terhadap atlit yang menggondol medali emas, pihaknya tak mau muluk – muluk terlebih dahulu. Namun terpenting menurutnya adalah proses dan upaya untuk mearih medali tersebut.

“Ya kami sekarang fokus dulu latihan, kalau kami menoreh prestasi pemerintah juga akan memberikan, sekarang ada 18 atlit dari 18 nomor, yang diunggulkan gaya grigo dan bebas, kami akan berusaha untuk meraih prestasi,” tutupnya.