
BUANAINDONESIA, CIMAHI – Tingkat konsumsi masyarakat terhadap ikan di Cimahi rendah. Berdasarkan informasi, jumlah ikan yang dikonsumsi masyarakat selama 2016 hanya mencapai 17 kilogram pertahun. Perlu adanya sosialisasi kepada masyarakat untuk mengkonsumsi ikan lebih banyak dan yang terpenting adalah bagaimana memilih ikan yang bermutu dan aman dikonsumsi sehingga tidak menyebabkan bahaya karena munculnya mikroba patogen dan bahan kimia baik alami maupun yang sengaja ditambahkan sebagai pengawet seperti formalin.
BKIPM Bandung tergerak melakukan bakti masyarakat terkait hal ini. Jika mengacu target nasional, mengkonsumsi ikan harus mencapai 38 kilogram pertahun. Dengan target tersebut, cimahi masih tertinggal jauh. Mudah-mudahan 2017 dengan adanya sharing pemahaman dari kami dpt membantu meningkatkan target cimahi khususnya dan Jawa Barat secara menyeluruh.
Sumbernya kepala BKIPM wilayah Bandung dedy Arif Hendriyanto mengatakan 70 % persen ikan tawar produksi Cirata kebanyakan dipasarkan ke luar daerah seperti Jakarta, Kota Bandung, Kabupaten Bandung hingga ke Sumatera Selatan. Adapun untuk harga 1 kilogram untuk jenis ikan tawar seperti mas di tingkat pembudidaya kini berkisar Rp 19 ribu – Rp 22 ribu. Sedangkan di tingkat pedagang mencapai Rp 25 ribu – Rp 30 ribu per kg.
”Sekali panen ikan tawar selama tiga bulan sekali. Sumber ikan lauk Jawa Barat salah satunya adalah pesisir selatan yang saat ini nelayannya sedang belum untuk melaut disebabkan cuaca yang kurang mendukung dan saat ini mereka sedang beralih menangkap benih lobster yang dilarang oleh pemerintah melakui permen Kelautan dan perikanan no. 56 tahun 2016, ” kata dia
Lanjutnya Mengonsumsi ikan memiliki manfaat yang luar biasa. Pihaknya akan terus mendorong agar tingkat konsumsi ikan di masyarakat mengalami peningkatan. Apalagi merujuk pada manfaat yang terkandung dalam ikan itu sendiri, , ikan mengandung omega 3, protein dan vitamin sehingga dapat mempengaruhi kecerdasan masyarakat.
”Manfaatnya banyak sekali, makanya masyarakat perlu mengkonsumsi ikan, tapi harus yang bermutu dan aman dikonsumsi. Program kedepan, kami akan melakukan sertifikasi kepada retail modern untuk menjamin ikan yang dipasarkan aman dikinsumsi berdasarkan hasil uji laboratorium kami dibantu BPOM Bandung , ” sambungnya
Dedi juga mengatakan terhadap pasar tradisional pihaknya juga akan rutin melakukan gelar operasi pasar.
” Hal ini merupakan rencana konkrit hasil pertemuan dengan kepala Badan POM RI dan Kepala Balai Besar POM Bandung beberapa hari lalu, ” ucap Dedy










