Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Makam Seorang Gadis Akan Dibongkar Kembali

19.164 dibaca

CIREBON, BuanaJabar.com – Diduga menjadi korban pembunuhan oleh delapan anggota berandalan bermotor, makam seorang gadis bernama Vina akan dibongkar polisi guna keperluan autopsi. Awalnya, Vina dikabarkan meninggal karena kecelakaan Lalu Lintas didaerah Cirebon pada hari Sabtu 27 Agustus 2016 lalu, keluarga yang tidak menaruh curiga apa-apa kemudian memakamkan jasad Vina seperti biasanya.

Sadulah (60), adalah kakek dari Vina yang kemudian curiga dengan kematian cucunya itu, Sadulah mulai menyadari keganjilan pada sepeda motor yang digunakan korban saat kejadian. Pasalnya, pada sepeda motor tersebut tida ada bekas atau tanda-tanda bekas kecelakaan yang merenggut nyawa cucu kesayangannya itu.

Advertisement

“Saya lihat motor yang dipakai cucu saya itu, baik-baik saja. Dari sini kecurigaan mulai timbul, tapi sudah telat. Informasi yang saya terima itu laka lantas sehingga Vina langsung kami makamkan tanpa diotopsi terlebih dahulu,” ujarnya.

Belakangan diketahui, Vina meninggal akibat dibunuh oleh delapan anggota kawanan berandalan bermotor setelah sebelumnya korban pun diperkosa beramai-ramai. Pada jasad Vina terdapat luka lebam dibagian kepala akibat hantaman benda tumpul, rupanya luka tersebut diakibatkan oleh bambu yang dipukulkan para tersangka usai memperkosanya.

“Lukanya di bagian belakang kepala dan lebam-lebam hampir di sekujur tubuh. Saya awalnya dikabari teman-temannya yang datang ke rumah. Saat itu kondisi Vina sudah meninggal,” tambah Sadulah.

Namun demikian, pihak keluarga tidak keberatan jika nantinya kuburan Vina harus dibongkar lagi untuk proses otopsi. Pihak keluarga sudah berkoordinasi dengan polisi, dan merelakan kuburan Vina dibongkar kembali.

Semasa hidupnya Vina dikenal anak yang baik dan penuh sopan santun, tak ada yang mengira kalau gadis berparas cantik ini hidupnya akan berakhir dengan tragis.

“Malam itu, sebelum pergi, dia sempat dandan di depan kaca, dan meminta uang kepada kakaknya, Saat itu kelihatan cantik sekali, saya sangat kaget beberapa jam kemudian Vina ditemukan meninggal di jalan layang Talun,” kata Sadulah.

Lebih jauh Sadulah menuturkan, sudah sejak 6 tahun yang lalu Vina bersama kakaknga tinggal dan menetap dengannya, karena orang tua korban pergi ke Malaysia untuk menajdi Tenaga Kerja Wanita (TKW), Sadulah pun mengaku sudah bertemu langsung dengan delapan terduga pelaku yang saat ini ditahan di Polres Cirebon Kota. Ia pun tak habis pikir para pelaku berbuat sekeji itu.

“Saya sudah ketemu dengan mereka (terduga) yang memperkosa dan membunuh cucu saya, mereka masih kecil-kecil, tapi yang mereka lakukan sungguh biadab dan lebih keji dari binatang,” pungkasnya.

Agung Suryamal