Guna Sosialisasikan SLB, IGPKhI PC Kabupaten Garut Gelar Jalan Santai

16.932 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID – GARUT – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-74 di tahun 2019, Ikatan Guru Pendidikan Khusus Indonesia (IGPKhI) Kabupaten Garut, pada Kamis (28 Agustus 2019) gelar acara jalan santai yang bertemakan “Dengan Semangat Kemerdekaan Kita Tingkatkan Pelayanan Pada Pendidikan Khusus Dan Layanan Khusus Menuju Indonesia Emas pada Tahun 2045”.

Kegiatan Jalan Santai tersebut dilaksanakan di lapang Desa Leuwigoong Kecamatan Leuwigoong Kabupaten Garut dengan peserta sebanyak 250 Orang dari kalangan Guru dan Kepala Sekolah SLB se-Kabupaten Garut.

Advertisement

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Tripika Kecamatan Leuwigoong, Kepala Desa Leuwigoong, Perwakilan Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah XI Provinsi Jawa Barat, Pengawas Gugus 21, Gugus 22, Gugus 23, Ketua PC IGPKhI Kabupaten Garut dan Para Kepala Sekolah SLB se-Kabupaten Garut.

Ketua Panitia Penyelenggara Kegiatan Jalan Santai, Ade Mulyana, S.Pd, yang juga sebagai Jajaran IGPKhI divisi kesenian dan olah raga, mengatakan, kegiatan ini selain memeriahkan HUT RI KE-74 tahun 2019, juga bertujuan untuk mensosialisasikan juga mempromosikan Sekolah SLB khususnya di Kecamatan Leuwigoong dan umumnya di Kabupaten Garut kepada masyarakat.

” Dengan jalan santai ini, agar masyarakat bisa melihat langsung bagaimana keberadaan dan kekompakan SLB, baik guru, Kepala Sekolah dan Orang Tua Siswa”, imbuhnya.

Maka dari itu, Ade berharap, agar masyarakat yang mempunyai anak berkebutuhan khusus (ABK) tidak segan dan malu untuk menyekolahkan anaknya supaya bersekolah dan mengenal dunia luar.

Tak lupa Ade juga ucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran Tripika Kecamatan Leuwigoong terkait izin dan suport nya, sehingga acara jalan santai ini bisa terlaksana dengan aman dan lancar, pungkasnya.

Sementara itu Pengawas Gugus 21 Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah XI Provinsi Jawa Barat, Asep Karyana, MM.Pd, mengatakan, pihaknya sangat apresiasi setinggi – tingginya kegiatan jalan santai ini, karena dengan kegiatan ini bisa menumbuhkan rasa kebersamaan, gotong royong dan semangat membangun.

” Tercapainya kesuksesan kegiatan ini terlihat dari kolaborasi atau peran serta Guru, Kepala Sekolah dan Orang Tua, oleh karenanya dengan kegiatan Jalan Santai kolaborasi ini mudah – mudahan tidak ada lagi anak berkebutuhan Khusus (ABK) yang malu dan segan untuk bersekolah dan mendapatkan pendidikan, ucapnya.