Ini Beda Holil Dengan Cabup Lain

26.304 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Hydroponik yang dikembangan oleh tokoh masyarakat Garut Utara yang juga Bakal Calon Bupati Garut Periode 2018-2023, H. Holil Aksan Umarzen, merupakan tanaman yang tidak membutuhkan alat alat kimia atau non organik. Sehingga hasilnya sangat tepat untuk dikonsumsi oleh masyarakat luas.

Tidak sedikit para pejabat tertarik kemudian mengunjungi Mitra Ponik. Laboratorium Teknologi Tani Modern Hydroponik yang berada di Jalan Bandung-Tasik, Desa Limbangan Timur, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut ini.

Advertisement

Selain Wakil Bupati Garut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, anggota DPRD Kabupaten Garut, para pengurus partai dan yang lainnya, kali ini laboratorium tanaman masa depan itu mendapat kunjungan dari pengurus ICMI (Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia) Provinsi Jawa Barat.

Ketua ICMI Jabar, Prof Dr Mohammad Najib MAG menuturkan, kedatangannya bersama rombongan ingin melihat langsung proses cara tanam Hydroponik. Setelah itu kata Najib, dirinya dan pengurus ICMI di Bandung akan mensosialisasikan tanaman yang tanpa memerlukan unsur tanah tersebut.

“Inovasi Hydroponik ini sangat luar biasa dan bermanfaat besar bagi masyarakat, saya sangat tertarik, dan setelah menyaksikan proses penanaman, saya melihat besar nilai kemanfaatan, nilai ekonomis, sosial, bahkan budayanya. Sepertinya pengurus ICMI Jabar akan berkolaborasi dengan program ini,” kata Najib.

Ketua ICMI Jabar menambahkan, kedepannya tanaman Hydroponik ini akan menjadi program unggulan di bidang pertanian dan pangan.

“Kita ingin menduplikasikan program ini ke daerah-daerah lain Se-Jawa Barat. Tetapi mungkin juga bisa dengan cara Plan Project di Kota Bandung,” tandas Najib.

Sementara Ketua Tani Teknologi Hydroponic, H Holil Aksan Umarzen, mengucapkan terima kasih kepada Ketua ICMI atas kunjungan dan responnya ke Laboratorium Tani Modern yang dikelolanya. Holil mengatakan, akan ada tindak lanjut baik berupa kemitraan atau kerjasama antara Manajemen Hyidroponik dan ICMI Jawa Barat. Sehingga, kata Holil, nantinya akan dibuat nota kesepahaman dalam tujuan program akademisi ekonomi dan sosial untuk masyarakat dalam kerangka membangun ekonomi kerakyatan.

“Program kerja ini bukan perorangan dan tidak butuh modal besar. Hydroponic bisa dimiliki masyarakat secara langsung dengan bermitra kelompok. Program ini juga tentunya untuk tujuan menghadapi krisis di tengah ancaman pangan dan lahan,” ujar Holil.

Selain itu, sambung Holil, program Hydroponic akan menambah penghasilan masyarakat kecil, mengurangi pengganguran, memperindah lingkungan, dan untuk membangun gairah pemuda agar menyukai kembali bertani, karena selama ini pemuda apriori dengan pertanian

” Dengan pola tani modern Hydroponik saya akan membawa teknologi lain untuk Kabupaten Garut yang berdampak pada percerpatan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Bakal Calon Bupati dari Partai Demokrat, PAN dan Nasdem itu.